Wednesday, August 4, 2021
Depan > Pemerintahan > Operasi Yustisi Penggunaan Masker Jaring 67 Pelanggar

Operasi Yustisi Penggunaan Masker Jaring 67 Pelanggar

Reporter : Wahed Efendi
DRINGU – Operasi yustisi penggunaan masker dengan pemberlakuan sanksi denda sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya memakai masker, Selasa (22/9/2020) pagi dilaksanakan di jalan depan Kantor Desa Tamansari Kecamatan Dringu dan depan Kantor Desa Sebaung Kecamatan Gending.

Sasaran dari operasi yustisi ini adalah masyarakat umum yang tidak mematuhi protokol kesehatan atau tidak memakai masker. Bagi yang melanggar langsung diberhentikan oleh petugas yang terdiri dari TNI/Polri, Satpol PP dan Dinas Perhubungan (Dishub).

Dari hasil operasi yustisi penggunaan masker di 2 (dua) titik tersebut, petugas berhasil menjaring 67 orang pelanggar protokol kesehatan penggunaan masker. Rinciannya, di Kantor Desa Tamansari Kecamatan Dringu sebanyak 28 pelanggar dan Kantor Desa Sebaung Kecamatan Gending sebanyak 39 pelanggar.

Untuk di Desa Tamansari Kecamatan Dringu, operasi yustisi penggunaan masker ini dipimpin oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo H Soeparwiyono didampingi Koordinator Keamanan dan Penegakan Hukum Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Probolinggo Ugas Irwanto.

Berdasarkan pantauan di lokasi, pelanggaran yang dilakukan bervariasi mulai dari memang tidak memakai masker sama sekali, membawa masker tetapi tidak dipakai dengan berbagai alasan serta memakai masker tetapi penggunaannya tidak benar seperti masker berada di bawah dagu dan lain sebagainya.

Dalam operasi yustisi penggunaan masker ini, masyarakat yang melanggar langsung diberhentikan. Selanjutnya dilakukan pengukuran suhu tubuh dan pemberian handsanitizer oleh petugas kesehatan. Kemudian langsung menuju ke meja penyidik.

Setelah dilakukan penyidikan sambil menunggu sidang dimulai, mereka disiapkan tempat tunggu. Saat sidang berlangsung mereka ditanyakan seputar penggunaan masker sebagai dasar pengambilan keputusan besaran dendanya oleh Jaksa. Untuk denda maksimalnya sebesar Rp 200 ribu.

Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo H. Soeparwiyono mengungkapkan operasi yustisi penggunaan masker dengan pemberlakuan sanksi denda ini merupakan salah satu ikhtiar dari Pemerintah Daerah bersama instansi vertikal untuk memberikan efek jera bagi masyarakat sehingga mau menggunakan masker demi memutus penyebaran COVID-19.

“Untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19 ini Pemerintah Daerah tidak bisa bekerja sendiri. Butuh peran serta langsung dari seluruh elemen masyarakat. Salah satunya dengan tertib menggunakan masker ketika beraktifitas di luar rumah,” katanya.

Sementara Koordinator Keamanan dan Penegakan Hukum Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Probolinggo Ugas Irwanto mengungkapkan operasi yustisi penggunaan masker dengan pemberlakuan sanksi denda ini akan terus dilakukan selama masyarakat masih belum tertib dalam menggunakan masker.

“Yang pasti operasi yustisi penggunaan masker ini tidak akan berhenti selama masih banyak pelanggaran. Hanya saja jika masyarakat sudah benar-benar patuh menggunakan masker, maka intensitasnya akan dikurangi. Mudah-mudahan dengan kegiatan ini masyarakat bisa semakin tertib dan patuh dalam menggunakan masker,” harapnya. (hed)

cww trust seal