Beranda > Kemasyarakatan > Wabup Timbul Pimpin Aksi Tanam Seribu Pohon

Wabup Timbul Pimpin Aksi Tanam Seribu Pohon

Reporter : Syamsul Akbar
LUMBANG
– Wakil Bupati (Wabup) Probolinggo Drs. HA. Timbul Prihanjoko memimpin aksi tanam seribu pohon di Dusun Sapih Desa Sapih Kecamatan Lumbang, Minggu (10/2/2019) pagi. Dalam aksi ini disiapkan sekitar 3.610 bibit pohon penghijauan.

Ribuan bibit pohon tersebut merupakan partisipasi dari swadaya beberapa desa sebanyak 500 bibit berbagai jenis pohon, KTI sebanyak 350 bibit trembesi dan nangka, Perhutani sebanyak 2.000 bibit manting/salam, Forkopimka Lumbang sebanyak 200 bibit balsa dan indigofera serta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Probolinggo sebanyak 560 bibit indigofera.

Kegiatan ini dihadiri oleh Forkopimka Lumbang, perwakilan dari Perhutani dan DLH Kabupaten Probolinggo, Kepala Desa Sapih dan perangkat desa, para pemuda serta tokoh agama dan tokoh masyarakat Desa Sapih Kecamatan Lumbang.

Aksi menanam seribu pohon ini diawali dengan dialog antara Wabup Timbul Prihanjoko dengan warga Desa Sapih Kecamatan Lumbang. Kemudian dilanjutkan bersama dengan Komunitas Pecinta Lingkungan. Selanjutnya dilakukan penanaman pohon secara simbolis oleh Wabup Timbul Prihanjoko yang diikuti oleh Forkopimka Lumbang, Perhutani, DLH serta masyarakat.

Camat Lumbang Bambang Heriwahjudi mengatakan kegiatan aksi menanam seribu pohon untuk negeri ini berawal dari inisiatif para pemuda Desa Sapih Kecamatan Lumbang. Dimana selanjutnya hal tersebut mendapatkan respon positif dari Pemerintah Desa Sapih dan Perhutani.

“Kemudian dikembangkan dengan melibatkan beberapa desa yang mendapatkan air bersih dari mata air Desa Sapih. Diantaranya Desa Panditan, Watulumbung, Karangjati dan Cukurguling (semuanya dari Kecamatan Lumbang Kabupaten Pasuruan). Hingga akhirnya terlaksana aksi menanam seribu pohon ini,” katanya.

Sementara Wakil Bupati (Wabup) Probolinggo Drs. HA. Timbul Prihanjoko mengungkapkan aksi menanam seribu pohon ini merupakan kegiatan yang sungguh menarik karena bagian dari investasi untuk generasi masa depan.

“Kejadian banjir dan tanah longsor yang terjadi di beberapa daerah selama ini dikarenakan kondisi hutannya sudah beralih fungsi dan tidak ada tanamannya,” ungkapnya.

Menurut Wabup Timbul, pemuda Desa Sapih dan sekitarnya adalah orang yang berhati mulia karena mau memperhatikan lingkungannya. Jika acara ini betul-betul sukses maka hasilnya bukan untuk siapa-siapa. Kalau cinta kepada lingkungan dengan menanam pohon tentunya untuk semua.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Daerah saya sangat salut, senang dan gembira bukan masalah penanaman pohonnya tetapi karena pemuda disini bisa menggerakkan masyarakat untuk cinta kepada lingkungan,” jelasnya.

Wabup Timbul menambahkan saat ini kepedulian masyarakat terhadap lingkungan sangat berkurang. Ternyata kepedulian masyarakat Desa Sapih Kecamatan Lumbang kepada lingkungannya sangat besar. Karena dengan menanam pohon nantinya akan menghasilkan air untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia.

“Jangan diremehkan, karena salah satu fungsi keberadaan pohon adalah untuk menciptakan mata air bukan hanya untuk diminum manusia tetapi juga bermanfaat bagi hewan dan tanaman. Menanam dan menampung air untuk memenuhi kebutuhan air masyarakat. Alhamdulillah masalah air disini susah teratasi. Marilah bersama-sama menjaga keberlangsungan mata air dengan terus menanam pohon di sekitar lingkungan masing-masing,” pungkasnya. (wan)