Rabu, November 21, 2018
Beranda > Kesehatan > Wabup Timbul Buka Rakor KPA

Wabup Timbul Buka Rakor KPA

Reporter : Syamsul Akbar
KRAKSAAN – Wakil Bupati (Wabup) Probolinggo Drs. HA. Timbul Prihanjoko secara resmi membuka rapat koordinasi (rakor) Komisi Penanggulangan AIDS di ruang pertemuan Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesra Kantor Bupati Probolinggo, Rabu (17/10/2018).

Rakor ini diikuti oleh 25 orang peserta terdiri dari berbagai instansi meliputi RSUD Waluyo Jati Kraksaan, Klinik VCT, Dinas Kesehatan (Dinkes), RSUD Tongas, Dinas Sosial, Kemenag, Satpol PP, DPPKB, Diskominfo, Dinas Pendidikan, Disporaparbud dan beberapa instansi yang lainnya.

Dalam sambutannya Wabup Timbul Prihanjoko memberikan apresiasi yang luar biasa atas kinerja yang dilakukan oleh KPA Kabupaten Probolinggo. Selama ini banyak hal yang dilakukan KPA Kabupaten Probolinggo dalam rangka menanggulangi HIV/AIDS di Kabupaten Probolinggo. Tetapi angka penderita HIV/AIDS masih terus bertambah.

“Betul-betul ini menjadi PR (Pekerjaan Rumah) kita bersama. Oleh karena itu, semua instansi di Kabupaten Probolinggo harus mendukung upaya penanggulangan HIV/AIDS di Kabupaten Probolinggo. Semua instansi terkait harus melakukan kegiatan integrasi dan koordinasi untuk bersama-sama melakukan penanggulangan HIV/AIDS,” jelasnya.

Wabup Timbul menerangkan bahwa di Jawa Timur, Kabupaten Probolinggo merupakan satu-satunya daerah yang memiliki rumah singgah ODHA (Orang Dengan HIV/AIDS) yang dimaksudkan sebagai transit sebelum mendapatkan penanganan lebih lanjut. “Harapan ke depan mudah-mudahan kinerja KPA Kabupaten Probolinggo bisa tetap ditingkatkan dalam rangka penanggulangan HIV/AIDS,” tegasnya.

Lebih lanjut Wabup Timbul menerangkan bahwa rakor KPA ini bertujuan untuk menyatukan langkah dalam penanggulangan HIV/AIDS sehingga penanganannya bisa dilakukan lebih cepat dan lebih ditingkatkan lagi. Karena dalam melakukan penanganan, KPA lebih mengedepankan upaya promotif, preventif dan kuratif.

“Tujuan akhirnya bisa mengendalikan jumlah penderita HIV/AIDS di Kabupaten Probolinggo. Karena pada tahun awal KPA dibentuk ada sekitar 39 orang penderita HIV/AIDS. Tetapi sekarang jumlahnya terdeteksi mencapai 1.699 orang. Dalam melakukan penanggulangan HIV/AIDS, kami juga mempunyai MK (Manajer Kasus), Klinik VCT, Konselor, Rumah Singgah, CD4 dan lain sebagainya,” pungkasnya.

Sementara Sekretaris KPA Kabupaten Probolinggo Ismail Pandji mengatakan hingga akhir Juli 2018 penderita HIV/AIDS di Kabupaten Probolinggo mencapai 1.699 orang. Dari jumlah itu, penderita yang meninggal dunia 526 orang dan masih hidup 1.173 orang. Penderita paling banyak berada di Kecamatan Paiton. Disusul Kecamatan Kraksaan dan Besuk.

“Jika diprosentase, penderita laki-laki sekitar 55,5% dan perempuan 44,5%. Kalau dilihat dari kategori umur, penderita terbanyak berada pada umur produktif yakni 25-49 tahun sebanyak 1.282 orang. Profesi ibu rumah tangga masih menempati urutan pertama yang terbanyak terpapar HIV-AIDS yakni 324 orang,” katanya. (wan)