Jumat, Januari 18, 2019
Beranda > Pemerintahan > Tingkatkan Ketrampilan, Personil Damkar Latihan Rutin

Tingkatkan Ketrampilan, Personil Damkar Latihan Rutin

Reporter : Syamsul Akbar
DRINGU
– Dalam rangka mengasah ketrampilan SDM dan peralatan yang dimilikinya, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Probolinggo menggelar latihan rutin personil Damkar (Pemadam Kebakaran) di lapangan perkantoran Diklat Kabupaten Probolinggo di Kecamatan Dringu, Selasa (8/1/2018).

Kegiatan ini diikuti oleh 30 orang personil Damkar Kabupaten Probolinggo dengan pelatih internal dan juga mengundang pelatih Damkar swasta dari perusahaan di Kabupaten Probolinggo. Dalam latihan rutin ini para personil Damkar mendapatkan materi pengenalan peralatan, cara menggunakan peralatan, latihan strategi penanggulangan kebakaran dan teknik penyelamatan korban.

Kepala Satpol PP Kabupaten Probolinggo Dwijoko Nurjayadi mengatakan latihan rutin Damkar ini merupakan salah satu program yang akan dilakukan pada tahun 2019. Dimana pihaknya menginginkan personil Damkar bisa menjawab sesuai dengan SPM Damkar (Pemadam Kebakaran) dan Satpol PP. Karena Satpol PP bertugas untuk memberikan pelayanan dasar, salah satunya pelayanan ke-Satpol PP-an dan Damkar.

“Bagaimana bisa memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat jika SDM dan peralatannya tidak memadai. Kita perkuat SDM Satpol PP dan Damkar. Kita optimalkan peralatan yang dimiliki Satpol PP dan Damkar agar bisa memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” katanya.

Menurut Joko, sesuai dengan Undang-undang (UU) Nomor 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintahan Daerah, Satpol PP merupakan salah satu pelayanan dasar wajib semua daerah di Indonesia. Tetapi selama ini masih belum ada penguatan personil di Satpol PP.

“Saya ingin meningkatkan SDM dan peralatannya dulu sehingga harapannya bisa memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Untuk Damkar ini masih dalam pelatihan pemadam tingkat I. Artinya personil Damkar sudah mengikuti Diklatsar (Pendidikan dan Pelatihan Dasar). Tetapi hasil Diklatsar ini harus terus diasah dan dilatih supaya tidak lupa. Oleh karena itu, Damkar melakukan latihan rutin 2 kali seminggu,” jelasnya.

Joko menerangkan latihan rutin Damkar ini sangat diperlukan supaya ilmu-ilmu Diklatsarnya tidak lupa. “Kalau sudah ada diklat tentang kejuruan, kami akan kirimkan mereka ke pelatihan Damkar Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia,” tambahnya.

Untuk semakin memperdalam ketrampilan personil Damkar terang Joko, pihaknya juga akan menggelar latihan bersama dengan Damkar perusahaan di Kabupaten Probolinggo. Dimana untuk saat ini baru ada 3 (tiga) perusahaan yang memiliki Damkar. Yakni PT HM Sampoerna, PT POMI Paiton dan PLTU Paiton. Harapannya ketika terjadi kebakaran sudah tidak canggung lagi untuk bersinergi dan berkomunikasi karena sudah sering kontak.

“Melalui latihan rutin Damkar ini kami mengharapkan agar petugas Damkar ini bisa menjadi lebih profesional sehingga menjadi pelayan yang terbaik bagi masyarakat Kabupaten Probolinggo,” harapnya. (wan)