Rabu, November 21, 2018
Beranda > Pendidikan > Tiga Santri Raih Prestasi, SMP Hati BBS Kraksaan Gelar Tasyakuran

Tiga Santri Raih Prestasi, SMP Hati BBS Kraksaan Gelar Tasyakuran

Reporter : Syamsul Akbar
KRAKSAAN – SMP Hati Billingual Boarding School (BBS) Kraksaan, Jumat (2/11/2018) malam menggelar tasyakuran di aula Bin Hasan Pondok Pesantren Hati Desa Rangkang Kecamatan Kraksaan.

Tasyakuran ini digelar sebagai ungkapan rasa syukur atas keberhasilan 3 (tiga) orang santri dari SMP Hati BBS Kraksaan yang sukses meraih 1 (satu) medali emas dan 2 (dua) medali perak dalam Kejuaraan Provinsi Taekwondo Indonesia Jawa Timur Tingkat Pemula, Pra Kadet, Kadet, Junior dan Senior di GOR Bung Hatta Kabupaten Ngawi pada 26 hingga 28 Oktober 2018 lalu.

Ketiga santri tersebut diantaranya Moh Nur Hamzah peraih medali emas Gyeorugi Under 64 Pemula Putra, Muhammad Zainul Hasan peraih medali perak Gyeorugi Under 60 Pemula Putra dan Yogie Alfian Hanafi peraih medali perak Gyeorugi Under 51 Pemula Putra.

Tasyakuran ini dihadiri oleh Pengasuh Pondok Pesantren Hati yang juga anggota Komisi VIII DPR RI Drs. H. Hasan Aminuddin, M.Si, sejumlah anggota DPRD, sejumlah Kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah) serta guru dan santri SMP Hati BBS Kraksaan.

Dalam sambutannya Pengasuh Pondok Pesantren Hati yang juga anggota Komisi VIII DPR RI H Hasan Aminuddin menyampaikan bahwa pihaknya sengaja memilih olahraga taekwondo untuk diajarkan kepada seluruh santri SMP Hati BBS Kraksaan.

“Saya ingin dengan olahraga taekwondo ini, para santri bisa meraih prestasi hingga level internasional. Alhamdulillah, tiga santri SMP Hati BBS Kraksaan bisa diberikan kesehatan lahir dan batin sehingga bisa menunjukkan keahlian terbaiknya. Kalau di Jawa Timur, belum pernah ada santri pondok pesantren yang ikut kejuaraan olahraga di Jawa Timur,” katanya.

Hasan Aminuddin mengaku sangat bangga dan kagum atas prestasi yang telah diraih oleh santri SMP Hati BBS. Terlebih ketiga santri tersebut sudah menunjukkan kemampuan terbaiknya. “Kibarkan bendera Pondok Pesantren Hati agar menjadi tauladan bagi pesantren yang lain. Bukan banyaknya santri yang menjadi acuan, tetapi kualitas santri bisa diangkat harkat dan martabatnya seperti orang kaya,” terangnya.

Menurut Hasan Aminuddin, semua santri adalah anak-anak yang merupakan bagian dari pemimpin yang akan terus menunjang akhlak. Karena akhlak dan ilmu harus terus dipikirkan. “Ajak terus putra dan putrinya supaya memiliki kemampuan akhlak dan ilmu. Tetapi akhlak dahulu baru kemudian ilmu dalam rangka mencetak santri yang berakhlak mulia,” pungkasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Hasan Aminuddin menyerahkan medali dan piagam penghargaan kepada para atlet peraih prestasi di tingkat Provinsi Jawa Timur. Untuk melengkapi keberkahan, tasyakuran tersebut diakhiri dengan makan bersama dengan menu serba ikan. Tidak hanya undangan, para santripun bergembira makan bersama dengan lauk serba ikan laut. (wan)