Rabu, Desember 12, 2018
Beranda > Pendidikan > Tetapkan Pengurus, Kwarran Pramuka Besuk Rakor Gerakan Sejuta Biopori

Tetapkan Pengurus, Kwarran Pramuka Besuk Rakor Gerakan Sejuta Biopori

Reporter : Syamsul Akbar

BESUK – Setelah Cabang Dinas Pendidikan (Dispendik) kecamatan dilikuidasi, terasa suasana kegiatan pramuka vakum beberapa bulan terakhir. Demi menyikapi hal tersebut, para anggota pramuka Kwartir Ranting (Kwarran) Gerakan Pramuka Kecamatan Besuk mengadakan pertemuan untuk menyusun dan mengusulkan penatapan pengurus Kwarran Gerakan Pramuka Kecamatan Besuk, Senin (8/1/2018).

Kegiatan yang digelar di Pendopo Kecamatan Besuk ini diikuti oleh 80 orang peserta yang merupakan perwakilan dari puskesmas, para kepala SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA, IGTKI, Himpaudi, Penilik, Pengawas, DKR (Dewan Kerja Ranting) dan lain sebagainya. Kegiatan ini dipimpin oleh Camat Besuk Teguh Prihantoro didampingi Forkopimka Besuk dan Penilik Diktara Kecamatan Besuk Massajo.

Dalam kesempatan tersebut, ada beberapa agenda penting yang dilakukan diantaranya berupa rapat kerja pramuka Kwarran Gerakan Pramuka Kecamatan Besuk, pembahasan persiapan aksi lingkungan LRB (Lubang Resapan Biopori) serta penyusunan dan usulan penetapan pengurus Kwarran Gerakan Pramuka Kecamatan Besuk. Karena untuk menggairahkan dan semangat baru perlu reorganisasi Kwarran Gerakan Pramuka Kecamatan Besuk.

Camat Besuk Teguh Prihantoro mengajak guru dan kepala sekolah untuk bekerja sama demi memajukan Kecamatan Besuk, terutama dari kegiatan kepramukaan dan pendidikan. “Melalui pramuka, pendidikan karakter sangat mudah ditanamkan kepada anak-anak kita,” katanya.

Menurut Teguh, kegiatan ini terlaksana setelah dirinya melakukan diskusi dengan Koordinator Penilik Pengawas dan Penilik Diktara Kecamatan Besuk Massajo. Dimana dalam diskusi itu disepakati untuk segera menyusun dan menetapkan pengurus Kwarran Gerakan Pramuka Kecamatan Besuk.

“Harapannya nantinya bisa segera dibuatkan SK (Surat Keputusan) pengurus Kwarran Gerakan Pramuka Kecamatan Besuk definitif. Sehingga nantinya bisa menyusun rencana kerja tahun 2018 dan melaporkannya. Serta mensukseskan aksi LRB di Kecamatan Besuk,” terangnya.

Hal senada disampaikan oleh Ketua Kwartir Ranting Gerakan Pramuka Kecamatan Besuk Sofiya Hastuti. Dirinya berharap pengurus yang telah dibentuk dan disepakati bersama dalam musyawarah ini bisa membawa perubahan yang lebih baik dan kerjasama yang kompak. “Serta menyusun kegiatan-kegiatan pramuka 1 tahun ini yang kreatif dan inovatif,” ujarnya.

Sedangkan Penilik Diktara Kecamatan Besuk Massajo yang dalam kepengurusan Kwarran Gerakan Pramuka Kecamatan Besuk dipercaya sebagai Wakil Ketua II (Humas) mengatakan bahwa sebagai rujukan kegiatan kepramukaan mengajak semua pengurus agar berpedoman kepada Permendikbud (Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan) Nomor 63 tahun 2014.

“Dimana point-point pentingnya, pramuka merupakan kegiatan ektrakurikuler yang bersifat wajib, Kepala Sekolah dan guru sebagai pembina pramuka di lembaga serta kegiatan dan pembiayaan mengaju pada SOP yang ditetapkan secara sah,”  ungkapnya.

Demi mewujudkan hal itu semua maka paswordnya adalah komunikasi, koordinasi dan sinergi. Untuk kegiatan sukses LRB (Lubang Resapan Biopori) Kwarran Kecamatan Besuk sudah disepakati dan ditetapkan tim kerja terfokus yang diketuai oleh Massajo.

“Segera rapat tim menyusun schedul kegiatan, verval (verifikasi dan validasi) lembaga sasaran LRB dan sukseskan aksi LRB tanggal 19 Januari 2018 di Kecamatan Besuk,” pungkasnya. (wan)