Sabtu, April 21, 2018
Beranda > Kesehatan > Puskesmas Besuk Sosialisasikan Germas

Puskesmas Besuk Sosialisasikan Germas

Reporter : Syamsul Akbar
BESUK – Dalam rangka menciptakan masyarakat berperilaku sehat yang berdampak pada kesehatan, produktifitas dan lingkungan yang bersih sehingga biaya untuk berobat berkurang, Puskesmas Besuk memberikan sosialisasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas), Rabu (11/4/2018).

Kegiatan yang diikuti oleh lintas sektor tingkat Kecamatan Besuk ini menghadirkan narasumber dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Probolinggo dan Puskesmas Besuk.

Kepala Puskesmas Besuk dr. Lucky Dwi Yanuarti mengatakan Program Indonesia Sehat merupakan salah satu program dari agenda ke 5 Nawa Cita. Yakni meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia. Program ini didukung oleh program sektoral lainnya yaitu Program Indonesia Pintar, Program Indonesia Kerja dan Program Indonesia Sejahtera.

“Program Indonesia Sehat ini menjadi program utama pembangunan kesejahteraan yang kemudian direncanakan pencapaiannya melalui Rencana Strategis (Renstra),” katanya.

Menurut Lucky, dalam 30 tahun terakhir terjadi perubahan pola penyakit dengan perilaku manusia. Yang awalnya kematian manusia disebabkan oleh penyakit-penyakit infeksi dan penyakit menular, di era sekarang ini banyak penyakit yang tidak menular yang menimbulkan kematian.

“Penyakit tidak menular ini disebabkan oleh faktor kurangnya aktifitas fisik, kurangnya konsumsi buah dan sayur, minum-minuman yang beralkohol, merokok, buang air besar sembarangan dan pencemaran lingkungan. Untuk itu penyakit tidak menular perlu dicegah melalui Gerakan Masyarakat Hidup Sehat,” jelasnya.

Lucky menerangkan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Besuk, pihaknya menyelenggarakan upaya kesehatan yang merupakan kegiatan dan atau serangkaian kegiatan.

“Untuk memelihara dan meningkatkan derajat kesehatan (promortif), pencegahan penyakit (preventif), pengobatan penyakit (kuratif) dan pemulihan kesehatan (rehabilitative) oleh pemerintah dan masyarakat yang dilakukan terpadu, terintegrasi dan berkesinambungan, ” pungkasnya. (wan)