Senin, Oktober 15, 2018
Beranda > Kemasyarakatan > Polres Probolinggo Peringati Hari Bhayangkara ke-72

Polres Probolinggo Peringati Hari Bhayangkara ke-72

Reporter : Syamsul Akbar
PAJARAKAN – Polres Probolinggo memperingati Hari Bhayangkara ke-72 tahun 2018 dengan menggelar apel bersama di halaman Mapolres Probolinggo, Rabu (11/7/2018). Peringatan Hari Bhayangkara ke-72 ini mengambil tema Dengan Semangat Promoter Polri Siap Mengamankan Agenda Kamtibmas Tahun 2018 dan Tahun 2019.

Apel bersama peringatan Hari Bhayangkara ke-72 ini diikuti oleh ratusan personil polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan (Dishub), ASN (Aparatur Sipil Negara), Satpam dan pramuka. Bertindak sebagai inspektur upacara adalah Penjabat (Pj) Bupati Probolinggo R. Tjahjo Widodo, SH, M.Hum.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kapolres Probolinggo AKBP Fadly Samad beserta segenap jajaran Polres Probolinggo, Perwira Penghubung (Pabung) Kodim 0820 Probolinggo Mayor Arh Ciptadi, Ketua KPU Kabupaten Probolinggo Muhammad Zubaidi, Ketua Panwaslu Kabupaten Probolinggo Zaini Gunawan, sejumlah Kepala OPD dan Camat di lingkungan Pemkab Probolinggo.

Dalam peringatan Hari Bhayangkara ke-72 ini, diserahkan reward kepada anggota polri dan masyarakat yang telah membantu tugas-tugas polri. Reward ini secara simbolis diserahkan oleh Pj Bupati Probolinggo R Tjahjo Widodo.

Pj Bupati Probolinggo R. Tjahjo Widodo saat membacakan sambutan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo mengatakan sepanjang 72 tahun sejarah pengabdian polri pada bangsa dan negara, polri telah banyak berperan memberikan sumbangsih yang sangat besar dalam upaya pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, penegakan hukum serta perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat.

“Kita semua juga telah menyaksikan berbagai prestasi yang telah diukir polri, dalam mengemban tugas sebagai pemelihara keamanan dalam negeri. Keberhasilan polri dalam penanganan terorisme, pemberantasan penyalahgunaan narkoba, pengungkapan kasus menjadi perhatian publik serta mengamankan berbagai agenda baik yang bersifat nasional maupun internasional telah mendapat apresiasi dari pemerintah, masyarakat dan dunia internasional,” katanya.

Peringatan Hari Bhayangkara tahun ini diharapkan bukan sekedar menjadi perayaan, tetapi dapat menjadi momentum untuk refleksi diri guna meningkatkan optimalisasi pelaksanaan tugas dan fungsi polri, khususnya dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Dengan refleksi dini, polri bisa melihat lagi bukan hanya keberhasilan yang telah dicapai, namun juga menyadari kelemahan dan kekurangan selama ini. Kelemahan dan kekurangan itu harus dilihat sebagai tantangan untuk memperbaiki diri, untuk melakukan perubahan yang positif serta untuk terus melakukan upaya reformasi institusi polri secara menyeluruh dan konsisten, ” jelasnya.

Ke depan polri akan dihadapkan pada tantangan tugas yang semakin berat dan kompleks. Persoalan sosial juga akan semakin dinamis sebagai dampak globalisasi. Situasi keamanan dalam negeri akan semakin diwarnai dengan kejahatan konvensional, kejahatan transnasional, kejahatan terhadap kekayaan negara dan kejahatan yang berimplikasi kontinjensi.

“Gangguan kamtibmas dan tindak kejahatan juga akan semakin berkembang dan modern, baik dari segi pola teknologi maupun modusnya. Sementara itu, tuntutan dan harapan masyarakat terhadap polri juga semakin meningkat. Masyarakat juga semakin kritis terkait kualitas pelayanan yang mereka butuhkan,” tegasnya.

Oleh karena itu polri diminta untuk memperbaiki mutu dan kualitas pelayanan kepada masyarakat, dengan memberikan pelayanan yang mudah, sederhana, tidak berbelit, prosedur yang jelas serta menghindari adanya pungutan tambahan maupun aktivitas percaloan pada seluruh titik layanan polri. Optimalkan bentuk layanan dengan sistem online serta wujudkan pelayanan publik yang lebih responsif dan pro aktif.

“Berikan perlindungan yang memadai kepada kelompok-kelompok rentan seperti penyandang disabilitas, anak-anak dan perempuan. Beri pengayoman dan perlindungan yang setara kepada semua warga bangsa yang beragam dari sisi agama, etnis, aliran, gender, kelompok sosial lainnya. Saya berharap, polri mampu menjadi perekat kebhinnekaan, penjaga toleransi serta memperkuat persatuan Indonesia,”  terangnya.

Semua tugas dan tanggungjawab yang melekat pada setiap insan bhayangkara tidaklah ringan dan mudah. Namun tetap harus yakin bahwa setiap anggota polri akan mampu menjalankan amanah ini secara profesional, dengan penuh keikhlasan, integritas dan rasa tanggungjawab.

“Semoga peringatan Hari Bhayangkara tahun 2018 ini dapat kita jadikan momentum untuk memberikan yang terbaik bagi bangsa dan negara yang kita cintai, menuju Indonesia yang berdaulat, mandiri dan berkepribadian. Semoga Tuhan Yang Maha Esa merestui upaya kita bersama,” pungkasnya.

Peringatan Hari Bhayangkara ke-72 ini juga dimeriahkan oleh peragaan polisi cilik oleh siswa dan siswi dari SDN Patokan 1 Kecamatan Kraksaan. Dimana polisi cilik ini merupakan binaan dari Polres Probolinggo. (wan)