Rabu, September 19, 2018
Beranda > Pemerintahan > Pemkab Peringati Hari Lahir Pancasila

Pemkab Peringati Hari Lahir Pancasila

Reporter : Syamsul Akbar
KRAKSAAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo memperingati Hari Lahir Pancasila dalam apel bersama di halaman depan Kantor Bupati Probolinggo, Jumat (1/6/2018) pagi. Peringatan Hari Lahir Pancasila ini mengambil tema Kita Pancasila : Bersatu, Berbagi, Berprestasi.

Peringatan Hari Lahir Pancasila ini diikuti oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo Soeparwiyono, para pejabat dan karyawan/karyawati di lingkungan Pemerintah Kabupaten Probolinggo. Meskipun dalam suasana menjalankan ibadah puasa Ramadhan 1439 Hijriyah, tetapi pelaksanaan apel bersama dapat berjalan dengan khidmat dan lancar.

Bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) adalah Penjabat (Pj) Bupati Probolinggo R. Tjahjo Widodo, SH, M.Hum. Sementara semua petugas upacara berasal dari Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Probolinggo.

Pj Bupati Probolinggo R. Tjahjo Widodo saat membacakan sambutan Presiden RI Joko Widodo mengungkapkan selama 73 tahun, Pancasila sudah menjadi bintang pemandu bangsa Indonesia. Selama 73 tahun, Pancasila sudah bertahan dan tumbuh di tenga deru ombak ideologi-ideologi lain yang berusaha menggesernya. Selama 73 tahun, Pancasila sudah menjadi rumah kita yang ber-Bhinneka Tunggal Ika. Insya Allah sampai akhir zaman, Pancasila akan terus mengalir di denyut nadi seluruh rakyat Indonesia.

“Sungguh Pancasila adalah berkah yang indah yang diberikan Tuhan Yang Maha Esa kepada kita, melalui perenungan, pergulatan, pemikiran dan kejernihan batin para founding fathers Indonesia. Pancasila pertama kali diuraikan secara jelas oleh Bung Karno pada tanggal 1 Juni 1945, kemudian dituangkan dalam Piagam Jakarta pada tanggal 22 Juni 1945 dan dirumuskan secara final pada tanggal 18 Agustus 1945,” ungkapnya.

Menurut Tjahjo Widodo, rangkaian proses besar tersebut harus selalu kita ingat, kita dalami semangatnya dan kita pahami rohnya. Adalah tugas dan tanggung jawab kita untuk memastikan bahwa Pancasila selalu hadir dalam setiap sudut kehidupan serta hati dan pikiran kita. Pada peringatan Hari Lahir Pancasila di tahun 2018 ini, kita harus meneguhkan semangat kita untuk bersatu, berbagi dan berprestasi.

“Peringatan Hari Lahir Pancasila di setiap tanggal 1 Juni ini harus kita manfaatkan sebagai momen pengingat, momen pemacu dan momen aktualisasi nilai-nilai Pancasila. Marilah kita terus amalkan warisan mulia para founding fathers ini untuk kemajuan bangsa dan sekaligus juga menjadi sumbangsih Indonesia kepada masyarakat dunia,” jelasnya.

Tjahjo Widodo menerangkan, negara manapun di dunia ini akan selalu berproses menjadi masyarakat yang bineka dan majemuk. Seringkali kemajemukan ini juga dibayang-bayangi oleh resiko intoleransi, ketidak-bersatuan dan ketidak-gotongroyongan. Saatnya kita berbagi pengalaman dalam ber-Bhinneka Tunggal Ika, dalam bertoleransi serta dalam membangun persatuan dan kebersamaan. Saatnya kita berbagi pengalaman dalam mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila untuk ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial.

“Pada kesempatan yang mulia ini saya ingin mengajak para ulama dan tokoh agama, para guru dan ustad, para politisi dan jajaran aparat pemerintahan, para anggota TNI dan Polri, para pekerja dan pelaku ekonomi, serta seluruh komponen bangsa untuk bersama-sama mengamalkan Pancasila dalam keseharian kita. Semangat bersatu, berbagi dan berprestasi akan meneguhkan derap langkah kita dalam membawa Indonesia menuju negara yang maju dan jaya,” pungkasnya. (wan)