Kamis, Februari 21, 2019
Beranda > Kemasyarakatan > Pemkab Lakukan Pengawasan Pemotongan Ternak Ruminansia Betina Produktif

Pemkab Lakukan Pengawasan Pemotongan Ternak Ruminansia Betina Produktif

Reporter : Syamsul Akbar
MARON – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) melakukan pengawasan dan pembinaan pelarangan pemotongan ternak ruminansia betina produktif, Selasa (4/12/2018) pagi.

Sasaran dari kegiatan ini adalah para jagal di Kecamatan Maron. Turut serta dalam pengawasan dan pembinaan ini adalah KBO Binmas Polres Probolinggo Aipda Alim.

Dasar hukum kegiatan ini adalah Undang-undang (UU) Nomor 18 tahun 2009 Tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan, khususnya pasal 18 ayat 2. Serta Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Nomor 48 tahun 2016 Tentang Upsus Siwab (Upaya Khusus Sapi Indukan Wajib Bunting).

Kepala DPKH Kabupaten Probolinggo Endang Sri Wahyuni melalui Kasi Kesehatan Masyarakat Veteriner drh Nikolas Nuryulianto mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk menjalin silaturahim dengan para jagal yang melakukan pemotongan sapi di luar RPH (Rumah Potong Hewan).

“Selain itu mengingatkan para jagal pentingnya mengikuti program pemerintah yaitu swasembada pangan, khususnya daging tahun 2026, menyarankan para jagal memotong sapi jantan bukan betina yang masih muda/produktif,” katanya.

Lebih lanjut Niko mengajak para jagal melakukan pemotongan di dalam RPH Maron yang sudah memiliki lubang pemotongan 15 buah dan diperiksa oleh keurmaster/pemeriksa daging. Diharapkan para jagal dengan ikhlas sukarela memanfaatkan sarana prasarana RPH Maron dibandingkan memotong di rumah sehingga daging yang beredar di pasar tradisional mendapatkan pengawasan dari keurmaster apakah layak di jual atau tidak.

“Dengan demikian penjaminan pangan asal hewan yang ASUH (Aman, Sehat, Utuh dan Halal), khususnya daging sapi di pasar tradisional semakin meningkat. Sekaligus meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) bila para jagal memotong di RPH,” pungkasnya. (wan)