Rabu, Desember 12, 2018
Beranda > Pendidikan > Pemkab Gelar Workshop Sukses USBN

Pemkab Gelar Workshop Sukses USBN

Reporter : Syamsul Akbar
KRAKSAAN – Sebagai upaya mensukseskan pelaksanaan dan hasil Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) tahun pelajaran 2018/2019, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Dinas Pendidikan (Dispendik) menggelar workshop sukses USBN di Auditorium Madakaripura Kantor Bupati Probolinggo, Rabu dan Kamis (5-6/12/2018).

Kegiatan operasional pelaksanaan UAS/UN SD dan Paket A ini total diikuti oleh 1.314 orang peserta terdiri dari Koordinator Wilayah Kecamatan Bidang Pendidikan, Pengawas SD, seluruh Kepala SD dan guru kelas VI di lingkungan Kabupaten Probolinggo.

Kasi Kurikulum dan Penilaian SD Dispendik Kabupaten Probolinggo Nurohma Afrianti mengungkapkan kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan dan mensukseskan USBN baik pelaksanaan maupun nilai hasil ujian. “Harapan ke depan USBN tahun pelajaran 2018/2019 sukses baik dari nilai maupun kelulusan. Seorang guru harus membuat strategi untuk memberikan cara yang mudah bagi siswa kelas VI agar bisa lulus dan mendapatkan nilai USBN yang memuaskan,” ungkapnya.

Sementara Kepala Dispendik Kabupaten Probolinggo Dewi Korina melalui Kepala Bidang Pembinaan SD Fathur Rozi mengatakan sukses USBN itu tidak hanya sukses pelaksanaan saja tetapi juga pada hasil. USBN ini berfungsi sebagai evaluasi peserta didik dan mengukur capaian kompetensi peserta didik yang dilakukan satuan pendidikan dengan mengacu pada Standar Kompetensi Lulusan dan mengevaluasi kondisi pendidikan.

“USBN di jenjang SD juga berfungsi untuk merevitalisasi peranan guru. Sebab dalam proses pembuatan soal USBN akan melibatkan guru yang tergabung dalam KKG (Kelompok Kerja Guru). Kita harus bersepakat bahwa USBN itu penting,” katanya.

Lebih lanjut Rozi mengharapkan adanya revitalisasi peran KKG dalam meningkatkan kompetensi guru. Guru semakin memahami tentang standar isi, standar evaluasi, terutama kompetensi lulusan yang diharapkan. Bukan sekedar apa yang diajarkan guru, tetapi apa yang harus dimiliki oleh siswa saat dinyatakan lulus.

“Untuk tahun pelajaran 2017/2018, rata-rata hasul US dan USBN untuk mata pelajaran (mapel) Bahasa Indonesia 67,40, mapel Matematika 63,34 dan mapel IPA 75,81. Lalu bagaimana untuk tahun pelajaran 2018/2019? Semua hasil USBN tergantung kepada guru agar siswanya bisa berprestasi. Mari bersama-sama meningkatkan hasil USBN. Karena nilai USBN menjadi indikator seberapa tinggi kualitas pendidikan dan seberapa besar tingkat capaian kemampuan siswa,” pungkasnya. (wan)