Rabu, September 19, 2018
Beranda > Kesehatan > Pemkab Berikan Pembekalan Desa/Kelurahan Siaga

Pemkab Berikan Pembekalan Desa/Kelurahan Siaga

Reporter : Syamsul Akbar
KRAKSAAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) memberikan pembekalan desa/kelurahan siaga bagi penanggungjawab dan pelaksana program puskesmas di Kabupaten Probolinggo, Senin (27/8/2018) hingga Sabtu (1/9/2018).

Kegiatan ini dibagi dalam 3 (tiga) angkatan dan masing-masing angkatan dilaksanakan selama 2 (dua) hari. Setiap angkatan diikuti oleh 11 puskesmas (tiap puskesmas 5 orang) yang terdiri dari Pj UKM dan Pelaksana Program Essensial.

Selama kegiatan para peserta mendapatkan materi kebijakan dan strategi peningkatan desa/kelurahan siaga aktif, P4K dan Kadarzi dalam desa/kelurahan siaga, kesehatan lingkungan dalam desa/kelurahan siaga, survailans berbasis masyarakat dalam desa/kelurahan siaga, kegawatdaruratan dan siaga bencana, SMD dan MMD, perencanaan partisipatif serta strategi komunikasi desa siaga.

Kepala Dinkes Kabupaten Probolinggo dr. Shodiq Tjahjono melalui Kasi Promosi dan Pemberdayaan Masyarakat Sri Rusminah mengungkapkan kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan koordinasi lintas program antara penanggungjawab program dan pelaksana program dalam mengaktifkan desa/kelurahan siaga aktif di Kabupaten Probolinggo.

“Dengan demikian petugas puskesmas memahami program desa siaga, memahami dalam melakukan kegiatan SMD dan MMD serta memahami perencanaan terpadu dalam desa siaga,” katanya.

Menurut Rusminah, untuk meningkatkan cakupan dan kualitas desa siaga aktif PURI di Kabupaten Probolinggo serta meningkatkan upaya pencegahan dan penanggulangan masalah kesehatan prioritas, upayanya adalah meningkatkan kegiatan pengembangan desa/kelurahan siaga aktif agar meningkat stratanya.

“Dalam upaya meningkatkan dukungan lintas program dalam mengaktifkan dan meningkatkan strata desa siaga, maka perlu diadakan kegiatan pembekalan desa/kelurahan siaga bagi penanggungjawab program dan pelaksana program puskesmas di Kabupaten Probolinggo,” jelasnya.

Rusminah menambahkan upaya promosi kesehatan dan pemberdayaan masyarakat yang dilaksanakan ditujukan untuk mencapai target di tahun 2017. Yakni, indikator desa siaga aktif purnama mandiri 12% dan posyandu purnama mandiri 70%.

“Hasil capaian di Kabupaten Probolinggo tahun 2017, untuk posyandu purnama mandiri sudah melebihi target sebesar 74%. Sedangkan desa/kelurahan siaga PURI belum mencapai target hanya sebesar 2,5%,” terangnya.

Melalui desa/kelurahan siaga aktif, Rusminah mengharapkan kasus-kasus penyakit baik menular maupun tidak menular dapat ditekan. “Selain itu, masyarakat aktif mengembangkan kesiapsiagaan dalam penanggulangan bencana dan mewujudkan lingkungan yang sehat,” pungkasnya. (wan)