Rabu, Desember 12, 2018
Beranda > Pemerintahan > Pasukan Pengawal Bupati-Wabup Miliki Seragam Baru

Pasukan Pengawal Bupati-Wabup Miliki Seragam Baru

Reporter : Syamsul Akbar
KRAKSAAN – Pasukan pengawal Bupati Probolinggo Hj P. Tantriana Sari, SE dan Wakil Bupati Probolinggo Drs. HA. Timbul Prihanjoko memiliki seragam baru. Seragam baru dengan warna baju biru tosca dipadu dengan celana panjang biru dongker ini mulai diperkenalkan saat kegiatan Serah Terima Jabatan (Sertijab) Bupati Probolinggo masa jabatan 2018-2023 di Pendopo Kabupaten Probolinggo pada 27 September 2018 lalu.

Seragam baru pasukan pengawal Bupati dan Wakil Bupati Probolinggo ini akan dikenakan oleh 16 personil yang sebelumnya menggunakan seragam resmi Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Probolinggo. Selain seragam baru, pasukan pengawal ini juga dilengkapi dengan sepeda motor trail sebanyak 4 unit dan masing-masing personil dipegangi Handy Talkie (HT) untuk mempermudah komunikasi.

“Bupati dan Wakil Bupati Probolinggo masa jabatan 2018-2023 kami siapkan 16 personil pasukan pengawal dengan seragam baru. Sebenarnya pengadaan seragam baru ini sudah dilakukan sejak awal tahun 2018. Cuma kami menunggu momentum yang tepat. Oleh karenanya, momentum sertijab menjadi semangat baru bagi pasukan pengawal untuk memperkenalkan seragam baru, “kata Kepala Satpol PP Kabupaten Probolinggo Dwijoko Nurjayadi.

Ke-16 personil pasukan pengawal Bupati dan Wakil Bupati Probolinggo ini terdiri dari 6 orang perempuan dan 10 orang laki-laki. Selanjutnya mereka dibagi dalam 2 (dua) tim untuk wilayah barat dan timur yang masing-masing tim beranggotakan 3 orang perempuan dan 5 orang laki-laki.

“Misalnya pada saat pagi hari Bupati atau Wakil Bupati ada acara di wilayah barat. Selanjutnya siang ada acara di timur, maka selesai acara di barat tim wilayah barat bisa langsung kembali ke kantor. Sedangkan acara yang di timur ditangani oleh tim timur. Kecuali acaranya masuk dalam skala besar dan membutuhkan banyak personil nanti akan diatur kembali pembagiannya,” jelasnya.

Alasan pemilihan warna biru tosca dan biru dongker terang Joko agar para pasukan pengawal Bupati dan Wakil Bupati Probolinggo terkesan lebih shof dan humanis. Semua ini dilakukan untuk menghilangkan kesan garang dan kasar.

“Biasanya Satpol PP khan identik dengan penertiban baik itu penyakit masyarakat (pekat), PKL liar maupun hal-hal lain yang bertentangan dengan peraturan perundang-undangan. Sehingga dengan adanya seragam baru ini, maka kesan garang dan kasar di kalangan masyarakat akan hilang. Terlebih dalam menjalankan tugasnya, pasukan pengawal ini lebih mengedepankan sisi humanismenya. Seragam baru harus ada semangat baru untuk bisa lebih baik lagi dalam menjalankan tugas sebaik-baiknya, ” pungkasnya. (wan)