Minggu, Juni 24, 2018
Beranda > Pendidikan > Mahasiswa Harus Bantu Permasalahan Persoalan Pangan dan Hutan

Mahasiswa Harus Bantu Permasalahan Persoalan Pangan dan Hutan

Reporter : Mujiono
JEMBER – Program Sociopreneur dapat membantu menyelesaikan sejumlah masalah di masyarakat melalui wirausaha. Dengan wirausaha ini dapat membentuk karakter pemuda yang gigih dan peka terhadap masalah sosial dan ekonomi masyarakat. Hal ini merupakan peran penting bagi mahasiswa Manajemen Universitas Jember (Unej).

Mahasiswa Manajemen Unej berupaya melaksanakan peningkatan sosial, ekonomi masyarakat maupun lingkungan masyarakat yang terprogram dalam acara Seminar Wirausaha Nasional membangun sinergitas Ecopreneur dalam ketahanan pangan guna optimalisasi hutan tapalkuda menuju SDG’S 2030, Sabtu (26/5/2018) di Gedung Soetardjo Universitas Jember.

Kegiatan seminar wirausaha nasional tersebut dihadiri langsung oleh Pj. Bupati Probolinggo R. Tjahjo Widodo, SH, M.Hum sekaligus narasumber didampingi Kepala Dinas Pemuda, Olahraga Pariwisata dan Kebudayaan (Disporaparbud) Kabupaten Probolinggo Sidik Wdjanarko dan Kepala Dinas Kominfo, Statistik dan Persandian Kabupaten Probolinggo H. Tutug Edi Utomo.

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI Siti Nurbaya Bakar berpesan melalui tayangan singkatnya, seminar wirausaha nasional membangun sinergitas ecopreneur dalam ketahanan pangan guna optimalisasi hutan sangat bermanfaat dan perlu didukung. Harapannya dapat mengatasi permasalahan ketahanan pangan dan kehutanan khususnya di Jawa Timur.

Sigit Hardwinarto dari Dirjen Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan yang mewakili Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan menjelaskan, terkait masalah Nawacita RPJMN 2015-2019, Sumber Tanah Obyek Reforma Agraria (Tora) dan  terlaksanakannya redistribusi tanah serta legalisasi aset (teridentifikasi) kawasan hutan yang akan dilepas sebanyak 4,1 juta Ha.

Nilai strategis dan kawasan hutan diantaranya, hutan merupakan sumber plasma nutfah yang kaya keanekaragaman hayati, hutan juga sebagai sistem penyangga kehidupan dengan fungsi ekologi, ekonomi dan sosial. Hutan merupakan komponen penting dalam perubahan iklim, penyediaan ruang/lahan terakhir bagi pembangunan sektor lain untuk lintas generasi.

Sementara Pj. Bupati Probolinggo R. Tjahjo Widodo menjelaskan, bagaimana cara agar bisa mendampingi petani menjadi petani yang suskses, mahasiswa harus bisa membantu dan memecahkan permasalahan terhadap ketahanan pangan dan kehutanan. Salah satunya dengan memanfaatkan tanah Perhutani untuk mendukung peningkatan kebutuhan perekonomian masyarakat. (y0n)