Jumat, Januari 18, 2019
Beranda > Pendidikan > Lomba Menyanyi Tunggal Semarak Hari Kartini dan Harjakabpro ke-272

Lomba Menyanyi Tunggal Semarak Hari Kartini dan Harjakabpro ke-272

Reporter : Syamsul Akbar
PAJARAKAN – Dalam rangka memperingati Hari Kartini dan Hari Jadi Kabupaten Probolinggo (Harjakabpro) ke-272, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Pendidikan Kecamatan (Dispendik) Pajarakan mengadakan lomba menyanyi tunggal di KPRI Sejahtera Kecamatan Pajarakan, Senin (23/4/2018).

Kegiatan ini diikuti oleh 44 orang peserta dari 22 lembaga yang ada di Kecamatan Pajarakan. Terdiri dari 22 orang kepala sekolah dan 22 orang guru. Dalam lomba ini mereka dinilai oleh 3 (tiga) dewan juri dengan kriteria vocal, teknik menyanyi serta penampilannya harus bernuansa Kartini.

Lomba menyanyi tunggal yang diikuti oleh 170 orang anggota DWP Dispendik Kecamatan Pajarakan ini dihadiri oleh Sekretaris Dispendik Kabupaten Probolinggo Sentot Dwi Hendriyono, Camat Pajarakan Sukarno dan Ketua DWP Dispendik Kecamatan Pajarakan Dyah Amiyah Lindayani.

Dalam sambutannya Ketua DWP Dispendik Kecamatan Pajarakan Dyah Amiyah Lindayani mengungkapkan kegiatan ini bertujuan untuk menggugah semangat dan kompetensi guru dan kepala sekolah dalam upaya melestarikan budaya.

“Selain itu lomba menyanyi tunggal ini untuk membangkitkan semangat untuk meneladani jiwa Kartini. Meskipun Kartini tidak menyanyi, tetapi semangat untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, ” ungkapnya.

Menurut Linda, melalui lomba menyanyi tunggal ini paling tidak tumbuh semangat Kartini, bagaimana kaum perempuan saat ini harus muncul sejajar dengan kaum laki-kali dalam hal meraih prestasi dan berkiprah dalam pembangunan.

“Paling tidak dengan lomba menyanyi tunggal ini tumbuh semangat dan keberanian. Jika sudah berani, maka otomatis akan mampu membimbing siswanya agar berani,” pungkasnya.

Sementara Camat Pajarakan Sukarno menyampaikan salut kepada para jajaran pengurus dan anggota DWP Dispendik Kecamatan Pajarakan yang telah sukses mengadakan lomba menyanyi tunggal untuk memperingati Hari Kartini dan Harjakabpro ke-272.

“Jajaran pendidikan di Kecamatan Pajarakan ini sangat luar biasa. Selama ini sudah ada sinergitas yang baik dengan semua pihak. Sangat kompak dan selalu bersama-sama dalam mensukseskan sebuah program. Memang dengan kekompakan dan kebersamaan tidak ada kesulitan di dalam pelaksanaan tugas-tugas,”  ujarnya.

Sukarno menerangkan, peringatan Hari Kartini merupakan sebuah wujud emansipasi wanita. Sekarang posisinya sudah sejajar baik dalam hal profesi maupun yang lainnya. Hal ini menunjukkan bahwa kaum perempuan sudah mampu mengemban amanah bangsa.

“Saat ini masih banyak persoalan bangsa yang harus dipecahkan bersama-sama. Terutama dengan masih tingginya angka perkawinan dini sehingga banyak terjadi KDRT (Kekerasan Dalam Rumah Tangga). Mohon kerja sama dari semua kaum perempuan agar permasalahan pernikahan dini ini bisa diselesaikan bersama-sama,” tegasnya.

Sedangkan Sekretaris Dispendik Kabupaten Probolinggo Sentot Dwi Hendriyono memberikan apresiasi atas terselenggaranya lomba menyanyi tunggal yang diadakan oleh DWP Dispendik Kecamatan Pajarakan.

“Kegiatan ini sangat baik dan positif serta bisa menjiwai semangat Kartini dalam implementasi dan menggugah dunia pendidikan di Kecamatan Pajarakan pada khususnya dan Kabupaten Probolinggo pada umumnya, ” katanya.

Lebih lanjut Sentot mengharapkan kepada guru-guru, terutama kaum perempuan untuk lebih berani dalam berekspresi dan berpartisipasi sejajar dengan kaum laki-laki di dalam berprestasi untuk peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Probolinggo. (wan)