Kamis, Februari 21, 2019
Beranda > Pendidikan > Kembangkan Model Pembelajaran PKW, Mulai Bahas Lokasi Usaha Gerabah

Kembangkan Model Pembelajaran PKW, Mulai Bahas Lokasi Usaha Gerabah

Reporter : Syamsul Akbar
BESUK – Camat Besuk Teguh Prihantoro, Penilik Diktara Kecamatan Besuk Massajo, Kepala Desa Alaskandang, pengurus PKBM Insan Cendekia Kecamatan Besuk bersama 20 peserta didik program pengembangan model pembelajaran PKW (Pendidikan Kecakapan Wirausaha) berbasis potensi desa membahas lokasi usaha gerabah di Dusun Pan pan Desa Alaskandang Kecamatan Besuk, Sabtu (6/10/2018).

Tim BP PAUD dan Dikmas Jawa Timur, Camat Besuk Teguh Prihantoro, Penilik Diktara Kecamatan Besuk Massajo, Kepala Desa Alaskandang, pengurus PKBM Insan Cendekia Kecamatan Besuk bersama 20 peserta didik program pengembangan model pembelajaran PKW berbasis potensi desa membahas lokasi usaha gerabah di Dusun Pan pan Desa Alaskandang Kecamatan Besuk, Sabtu (6/10/2018).

“Usaha gerabah ini tidak boleh berhenti bahkan punah karena tidak ada penerusnya,” kata Penilik Diktara Kecamatan Besuk Massajo.

Menurut Massajo, program pengembangan model pembelajaran PKW berbasis potensi lokal pedesaan yang diuji coba di lokasi Dusun Pan pan Desa Alaskandang Kecamatan Besuk merupakan hasil studi dan analisis kelayakan lapangan untuk dikembangkan menjadi model.

“Hal ini penting karena kerajinan gerabah merupakan wirausaha lokal ciri khas pedesaan, usaha warisan turun-temurun, memiliki akar sejarah dan budaya yang harus dilestarikan,” jelasnya.

Massajo menerangkan minimal ada 3 (tiga) hal penting dari model pembelajaran PKW di lokasi pengrajin gerabah ini. Meliputi, usaha turun- temurun dan usaha rumahan ini harus dibuat wirausaha yang kreatif, inovatif dan diminati kaum milenial serta menjadi bisnis menjanjikan.

“Selain itu, dikelola dengan managemen, branding, pemasaran dan membuka akses pasar-pasar menarik. Sekaligus didukung dengan peralatan-peralatan modern, permodalan, sentra-sentra gerabah bahkan bisa diwujudkan kampung gerabah,” terangnya.

Ada 9 (sembilan) item materi/modul belajar yang akan disampaikan selama 2 (dua) bulan kegiatan belajar antara lain membangun mental, identifikasi potensi,
produksi ketrampilan, desain produk dan kemasan, perencanaan usaha dan pemasaran, praktek pemasaran serta 3 (tiga) materi rintisan usaha.

Sementara Camat Besuk Teguh Prihantoro menyampaikan ucapan terima kasih dan mengapresiasi atas upaya dan kesungguhan BP PAUD dan Dikmas Jawa Timur untuk menjadikan gerabah di Desa Alaskandang Kecamatan Besuk sebagai obyek penelitian dan pengembangan model. Tentunya upaya ini akan membuat masyarakat bersemangat lagi untuk berwirausaha.

“Hal ini tidak lepas dari satuan PKBM Insan Cendekia dan Penilik Diktara yang luar biasa penuh ide, gagasan dan program-program riil yang menyentuh masyarakat. Seperti pelatihan membatik yang terus berjalan, Pos PAUD di 7 desa, program kesetaraan dan lain sebagainya. Saya sebagai Camat sangat mendukung selama positif dan sangat bermanfaat bagi masyarakat Kecamatan Besuk,” katanya.

Sedangkan perwakilan Tim BP PAUD dan Dikmas Jawa Timur Udik Pujianto mengaku sangat senang dan sangat berterima kasih karena Camat Besuk, Kepala Desa Alaskandang dan masyarakatnya antusias sekali. “Terlebih Penilik Diktara sangat baik koordinasinya dengan pihak-pihak terkait, sehingga sangat mudah kami dalam melaksankan kegiaatan,” ujarnya. (Wan)