Jumat, Agustus 17, 2018
Beranda > Pendidikan > Getras Anoman Semarak HUT Kemerdekaan RI

Getras Anoman Semarak HUT Kemerdekaan RI

Reporter : Syamsul Akbar
TONGAS – Sebagai upaya untuk menyemarakkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-73 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI), panitia Peringatan Hari Besar Nasional (PHBN) Kecamatan Tongas mengadakan Gerak Jalan Tradisional (Getras) Wringinanom Bayeman (Anoman), Sabtu (11/8/2018).

Getras Anoman ini diikuti oleh ratusan masyarakat yang tergabung dalam 54 tim. Mereka merupakan perwakilan dari 14 desa, instansi pemerintah dan organisasi pemuda yang ada di Kecamatan Tongas.

Kegiatan ini dilepas secara resmi oleh Camat Tongas Sugeng Wiyanto didampingi oleh jajaran Forkopimka Tongas, Ketua PHBN Kecamatan Tongas Sunarmo serta segenap jajaran panitia. Getras Anoman ini mengambil start pukul 07.00 WIB di Lapangan PT Santoso Agrindo Desa Wringinanom dan finish di Lapangan Desa Bayeman Kecamatan Tongas.

Menariknya, para peserta Getras Anoman ini mengenakan beragam pakaian unik mulai dari pakaian resmi, bertemakan seni, pesan kesehatan hingga pejuang. Keunikan berlanjut, ketika dalam perjalanan para peserta membawakan yel-yel perjuangan. Hal ini yang mengundang masyarakat untuk melihat dari dekat. Bahkan ada yang mengenakan pakaian dari hasil daur ulang.

Camat Tongas Sugeng Wiyanto mengungkapkan bahwa Getras Anoman ini bertujuan untuk bisa melestarikan budaya daerah dan menumbuhkan kreatifitas dari masing-masing peserta.

“Harapan kami semoga kegiatan ini bisa membangkitkan kembali rasa nasionalisme dan membangun kebersamaan antar elemen masyarakat yang ada di Kabupaten Probolinggo, khususnya Kecamatan Tongas,” katanya.

Kegiatan yang baru pertama kali dilaksanakan ini cukup menyita perhatian masyarakat. Sejenak mereka bisa melupakan rasa lelah yang dialami saat menjalankan aktivitas sehari-hari.

“Mudah-mudahan dengan Getras Anoman ini, masyarakat bisa membangkitkan kembali rasa nasionalisme yang saat ini sudah mulai luntur. Sehingga nantinya bisa tumbuh rasa persatuan dan kesatuan, cinta kepada tanah air dan bangsa menjadi bagian dari bangsa Indonesia,” harapnya. (wan)