Beranda > Pemerintahan > EKPKD Ditjen Otoda Kemendagri Apresiasi Layanan berbasis Teknologi

EKPKD Ditjen Otoda Kemendagri Apresiasi Layanan berbasis Teknologi

Reporter : Mujiono
PROBOLINGGO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo terus melakukan langkah strategis dalam meningkatkan akses dan mutu layanan kepada masyarakat. Upaya keras dan cepat semua unsur birokrasi untuk beradaptasi dengan perubahan. Terobosan-terobosan dilakukan sebagai salah satu upaya untuk melakukan perubahan di lingkungan pemerintahan melalui optimalisasi penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK).

Sebagai bentuk apresiasi terhadap inovasi pelayanan kepada masyarakat, Kepala Subdit Peningkatan Kapasitas Daerah, Direktorat Evaluasi Kinerja dan Peningkatan Kapasitas Daerah (EKPKD) Ditjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Gensly melakukan koordinasi sekaligus melihat dari dekat inovasi pelayanan publik berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi.

Kedatangannya diterima langsung oleh Pelaksana Tugas Harian (Plh) Bupati Probolinggo Soeparwiyono di Hotel dan Restaurant Paseban Sena Kota Probolinggo, Selasa (27/2/2018). Turut mendampingi Plh Bupati Probolinggo sejumlah pejabat OPD terkait di lingkungan Pemkab Probolinggo.

Tim EKPKD Ditjen Otonomi Daerah Kemendagri yang dipimpin oleh Gensly dan pejabat OPD terkait melakukan kunjungan ke beberapa lokasi. Diantaranya Puskesmas Sumberasih, Lapak Kecamatan Sumberasih, Lapak Kecamatan Dringu dan Kantor Desa Kedungdalem serta Kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Probolinggo.

Gensly menyatakan bahwa pelayanan yang berbasiskan teknologi sebenarnya sudah terdapat pada 6 (enam) pilar Smart City. Artinya bagaimana masyarakat mendapatkan pelayanan berbasiskan teknologi dengan murah, mudah dan jelas.

Smart Govermance (Tata Kelola), Smart People (Penduduk yang Pintar), Smart Economy (ekonomi yang pintar), Smart Environment (lingkungan yang pintar), Smart Living (kehidupan yang pintar) dan Smart Mobility (mobilitas yang pintar). “Disini terobosan yang dilaksanakan oleh Kabupaten Probolinggo adalah Smart People (Penduduk yang Pintar),” ungkap Gensly.

Kabupaten Probolinggo yang sudah menerapkan pelayanan masyarakat berbasiskan teknologi perlu untuk lebih berkembang. “Harapannya, dengan ide-ide yang sudah dilaksanakan ini untuk lebih dikembangkan lagi menuju langkah-langkah yang lebih besar dan lebih baik. Semuanya harus ada sinergi antara Dinas Kominfo dan OPD terkait di Kabupaten Probolinggo untuk berbenah diri,” tuturnya. (y0n)