Kamis, Februari 21, 2019
Beranda > Kemasyarakatan > DLH Berikan Pembinaan Terhadap Poktan Calon Penerima Hibah Barang

DLH Berikan Pembinaan Terhadap Poktan Calon Penerima Hibah Barang

Reporter : Syamsul Akbar
KURIPAN – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Probolinggo, Kamis (13/9/2018) memberikan pembinaan sekaligus sosialisasi terhadap kelompok tani (poktan) calon penerima hibah barang di Kantor BPP Kecamatan Kuripan. Kegiatan ini diikuti oleh 25 orang peserta yang berasal dari Kecamatan Kuripan, Sumber dan Bantaran.

Selama kegiatan para poktan mendapatkan materi pengertian secara umum penanggulangan daerah rawan bencana, pengertian umum fungsi tanaman sebagai salah satu sarana penanggulangan bencana serta praktek cara penanaman durian, petai, alpokat dan kelengkeng yang baik dan benar dari DLH Kabupaten Probolinggo dan intruktur BPP Kecamatan Kuripan.

Kepala DLH Kabupaten Probolinggo Rachmad Waluyo melalui Kasi Mitigasi dan Adaptasi Perubahan Iklim Sutopo mengungkapkan kegiatan ini bertujuan untuk memberikan informasi awal bahwa poktan-poktan tersebut sesuai dengan proposal yang sudah diajukan telah disetujui dan akan mendapatkan bantuan bibit tanaman keras (pohon berbuah).

“Rencananya penyaluran bantuan bibit tanaman keras ini paling lambat akan dilaksanakan pada Nopember 2018 mendatang sambil menunggu turunnya musim hujan,” ungkapnya.

Menurut Sutopo, pemberian bantuan bibit tanaman keras ini dilakukan sebagai upaya untuk penanggulangan daerah rawan bencana melalui penghijauan. “Hasil dari penanaman tanaman keras berupa buah ini diharapkan dapat menambah pendapatan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” harapnya.

Sutopo menerangkan tanaman keras berupa pohon berbuah ini dipilih dengan harapan agar pohonnya tidak ditebang dan buahnya bisa dimanfaatkan baik dikonsumsi sendiri maupun dijual untuk menambah pendapatan keluarga. “Harapannya supaya pohonnya tidak ditebang. Dari sini masyarakat bisa memanfaatkan setiap pohon tersebut berbuah,” tegasnya.

Lebih lanjut Sutopo menjelaskan bantuan tanaman keras ini akan diberikan kepada 7 (tujuh) kelompok yang berada di 6 (enam) kecamatan. Meliputi, Poktan Tani Makmur IV Desa Renteng Kecamatan Gading, Poktan Tani Sejahtera Desa Tiris dan Poktan Sumber Makmur Satu Desa Wedusan Kecamatan Tiris, Poktan Sumber Rejeki II Desa Kedungrejo Kecamatan Bantaran, Poktan Bina Usaha 10 Desa Krucil Kecamatan Krucil, Poktan Sri Rejeki III Desa Resongo Kecamatan Kuripan dan Poktan Wana Lestari Desa Sumber Kecamatan Sumber.

“Setiap kelompok tani akan mendapatkan bibit tanaman sesuai dengan usulannya masing-masing. Jumlah yang diterima setiap kelompok juga tidak sama. Bibit tanaman yang akan diberikan meliputi petai, durian, manggis, kelengkeng, apel dan alpokat. Setiap kelompok tani juga akan mendapatkan bantuan pupuk organik yang jumlahnya sesuai kebutuhan masing-masing,” terangnya.
Sutopo menambahkan sosialisasi ini diperlukan agar bantuan yang diberikan bisa tepat sasaran dan diketahui oleh seluruh anggota kelompok tani. Karena terkadang bantuan yang diberikan tidak sampai kepada anggota sehingga dikira bantuan itu milik ketua kelompoknya.

“Dengan adanya kegiatan ini diharapkan nantinya setelah bantuan diterima bisa segera ditanam, dirawat dan dipelihara dengan baik sehingga mampu menghasilkan buah yang banyak. Jika pohonnya sudah besar, maka kelompok dilarang menebang dan mengambil kayunya. Penanaman pohon ini dapat dilakukan di kebun maupun pekarangan rumah masing-masing,” harapnya.

Kegiatan serupa juga dilaksanakan di Kantor BPP Kecamatan Krucil, Kamis (6/9/2018). Dimana kegiatan ini diikuti oleh 25 orang peserta yang berasal dari Kecamatan Krucil, Tiris dan Gading. Untuk materi meliputi pengertian secara umum penanggulangan daerah rawan bencana, pengertian umum fungsi tanaman sebagai salah satu sarana penanggulangan bencana serta praktek cara penanaman durian, petai, apel dan manggis. (wan)