Kamis, Februari 21, 2019
Beranda > Kemasyarakatan > Disporaparbud Gelar Penyuluhan Anti Narkoba

Disporaparbud Gelar Penyuluhan Anti Narkoba

Reporter : Syamsul Akbar
BESUK
– Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata dan Kebudayaan (Disporaparbud) Kabupaten Probolinggo, Kamis (7/2/2019) menggelar penyuluhan anti narkoba di Base Camp Kampung Anti Narkoba Desa Alasnyiur Kecamatan Besuk.

Kegiatan yang dibuka oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disporaparbud Kabupaten Probolinggo Tatok Krismarhento ini diikuti oleh para pemuda dan pegiat anti narkoba di wilayah Desa Alasnyiur Kecamatan Besuk.

Sebagai narasumber dalam kegiatan penyuluhan anti narkoba ini berasal dari Disporaparbud Kabupaten Probolinggo, Kasat Narkoba Polres Probolinggo serta tokoh masyarakat Desa Alasnyiur Kecamatan Besuk.

Penyuluhan anti narkoba ini dihadiri oleh Camat Besuk Teguh Prihantoro bersama jajaran Forkopimka Besuk, Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga Disporaparbud Kabupaten Probolinggo Teguh Kawiandoko, Kepala Desa Alasnyiur Hasan Basri serta sejumlah tokoh agama dan tokoh masyarakat Desa Alasnyiur Kecamatan Besuk.

Kasi Kepemudaan dan Kepramukaan Disporaparbud Kabupaten Probolinggo Mochamad Arif mengungkapkan kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan wawasan kepada pemuda tentang bahaya narkoba.

“Nantinya diharapkan pemuda dapat menjadi pelopor di lingkungan masing-masing untuk mencegah peredaran gelap narkoba sesuai dengan kapasitas masing-masing,” ungkapnya.

Menurut Arif, mengarahkan pemuda kepada hal yang positif bukan hanya memberikan wawasan serta pengetahuan akan tetapi perlu juga diberikan pemahaman tentang berbagai ancaman dan gangguan tersebut adalah penyalahgunaan dan peredaran narkoba yang akhir-akhir ini sudah sampai pada titik membahayakan. Seperti yang diberitakan di berbagai media massa bahwa peredaran narkoba saat ini bukan hanya di kalangan orang dewasa, akan tetapi di kalangan remaja/pemuda bahkan anak-anak.

“Perlu kami sampaikan bahwa embrio Kampung Anti Narkoba di Kabupaten Probolinggo ada tiga lokasi. Yakni, Desa Alasnyiur Kecamatan Besuk, Desa Kertonegoro Kecamatan Pakuniran dan Desa Pondokkelor Kecamatan Paiton. Pasca penetapan pada tahun 2018, kegiatan tindak lanjut baru terlaksana di Desa Alasnyiur ini. Semoga dua Kampung Anti Narkoba juga mendapatkan kesempatan yang sama,” terangnya.

Sementara Plt Kepala Disporaparbud Kabupaten Probolinggo Tatok Krismarhento mengatakan untuk membangun sebuah bangsa dan peradaban setidaknya dibutuhkan empat komponen utama. Meliputi, ilmu dan pembawa ilmu (guru dan ulama), pemimpin beserta pemerintahannya, hartawan (pelaku usaha dan orang kaya yang dermawan) serta rakyat yang patuh terhadap aturan.

“Keempat komponen tersebut harus bersinergi, kuat dan tangguh dengan satu tujuan yang sama. Seperti yang telah dilakukan oleh para pejuang kemerdekaan Republik Indonesia,” katanya.

Menurut Tatok, dari perjalanan sejarah bangsa Indonesia perlu disadari bahwa untuk mempertahankan NKRI diperlukan kesiapan para generasi muda sebagai calon pemangku estafet kepemimpinan.

“Tugas dari generasi muda saat ini adalah mempersiapkan, mengantarkan serta melindungi para generasi muda agar pada saatnya nanti dapat melanjutkan bahkan membawa bangsa ini lebih unggul dan bermartabat dibandingkan dengan bangsa lainnya,” jelasnya.

Tatok menyampaikan ucapan terima kasih kepada masyarakat Desa Alasnyiur Kecamatan Besuk yang telah menyatakan perang dengan narkoba melalui penyelenggaraan Kampung Anti Narkoba. Diharapkan partisipasi seluruh lapisan masyarakat mulai dari para tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan seluruh rakyat untuk berperan aktif memerangi narkoba.

“Hal terkecil namun sangat penting dilakukan adalah diawali dari lingkungan keluarga. Ciptakanlah suasana dalam keluarga yang harmonis, didiklah dan awasi putera-puterinya. Dengan demikian generasi muda dapat terlindungi,” pungkasnya. (wan)