Senin, Juli 23, 2018
Beranda > Kemasyarakatan > Disnaker Berikan Pembinaan Lembaga BKK SMK dan Perguruan Tinggi

Disnaker Berikan Pembinaan Lembaga BKK SMK dan Perguruan Tinggi

Reporter : Syamsul Akbar
PROBOLINGGO – Dalam rangka memberikan pelayanan penempatan tenaga kerja dan perluasan kesempatan kerja bagi pencari kerja melalui penyebarluasan informasi bursa tenaga kerja, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Probolinggo memberikan pembinaan lembaga Bursa Kerja Khusus (BKK) SMK dan Perguruan Tinggi, Rabu (11/7/2018).

Pembinaan lembaga BKK ini diikuti oleh 40 orang peserta terdiri dari unsur SMK dan Perguruan Tinggi di Kabupaten Probolinggo. Selama kegiatan mereka mendapatkan materi dari narasumber yang berasal dari Disnaker Kabupaten Probolinggo (kebijakan ketenagakerjaan di Kabupaten Probolinggo) serta Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Jawa Timur (fungsi lembaga BKK di masing-masing SMK dan Perguruan Tinggi).

“Kami sengaja mengundang SMK dan Perguruan Tinggi, karena selama ini lembaga BKK di SMK dan Perguruan Tinggi tidak pernah tertangani dengan baik dan tidak pernah dibentuk,” kata Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja, Ketransmigrasian dan Perluasan Kesempatan Kerja Disnaker Kabupaten Probolinggo Saniwar.

Menurut Saniwar, BKK adalah sebuah lembaga yang dibentuk di SMK dan Perguruan Tinggi yang memberikan pelayanan dan informasi lowongan kerja, pelaksana pemasaran, penyaluran dan penempatan tenaga kerja sebagai mitra dari Disnaker.

“BKK ini bertujuan sebagai wadah dalam mempertemukan tamatan dengan pencari kerja, memberikan layanan kepada tamatan sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing seksi yang ada dalam BKK, sebagai wadah dalam pelatihan tamatan yang sesuai dengan permintaan pencari kerja serta sebagai wadah untuk menanamkan jiwa wirausaha bagi tamatan melalui pelatihan kerja,” jelasnya.

Saniwar menerangkan fungsi BKK adalah untuk mempercepat penyampaian informasi lowongan kerja kepada para pencari kerja yang ada di SMK maupun Perguruan Tinggi. Karena pada dasarnya pencari kerja itu adalah murid alumni lembaga itu sendiri. “Disamping mempercepat penempatan tenaga kerja,”tegasnya.

Lebih lanjut Saniwar menjelaskan pembinaan lembaga BKK ini bertujuan untuk mengoptimalkan keberadaan lembaga BKK sehingga mempermudah perekrutan tenaga kerja. Dengan demikian, lembaga BKK ini harus sudah tersebar di seluruh SMK dan Perguruan Tinggi di Kabupaten Probolinggo. Sebab tujuan akhirnya adalah untuk mengurangi angka pengangguran di Kabupaten Probolinggo.

“Untuk lebih mempermudah pendataan, kami berharap kepada semua lulusan SMK maupun Perguruan Tinggi sebagai calon pencari kerja agar segera mengurus Kartu AK1 atau Kartu Kuning. Sementara bagi pengguna tenaga kerja, untuk segera melaporkan penerimaan tenaga kerja kepada Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Probolinggo,” pungkasnya. (wan)