Rabu, September 19, 2018
Beranda > Kesehatan > Dinkes Berikan Pemantapan Desa/Kelurahan Siaga Aktif Binaan

Dinkes Berikan Pemantapan Desa/Kelurahan Siaga Aktif Binaan

Reporter : Syamsul Akbar
KRAKSAAN – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Probolinggo memberikan pemantapan desa/kelurahan siaga aktif binaan di Kabupaten Probolinggo tahun 2018, Rabu dan Kamis (5-6/9/2018).

Kegiatan ini diikuti oleh 40 orang peserta terdiri dari petugas kesehatan di desa, pengurus desa siaga, kepala desa (kades), kaur kesra, kaur pembangunan dan BPD dari Desa Suko Kecamatan Maron, Desa Rambaan Kecamatan Sumber, Desa Opo-opo Kecamatan Krejengan dan Desa Brumbungan Lor Kecamatan Gending. Dimana masing-masing desa mengirimkan 10 orang perwakilan.

Selama kegiatan para peserta mendapatkan materi tentang kebijakan dan strategi peningkatan desa/kelurahan siaga aktif, P4K dan Kadarzi dalam desa/kelurahan siaga, kesehatan lingkungan dalam desa/kelurahan siaga, survailans berbasis masyarakat dalam desa/kelurahan siaga, kegawatdaruratan dan siaga bencana, SMD dan MMD serta pencatatan dan pelaporan desa/kelurahan siaga aktif.

Kepala Dinkes Kabupaten Probolinggo dr Shodiq Tjahjono melalui Kasi Promosi dan Pemberdayaan Masyarakat Sri Rusminah mengatakan upaya promosi kesehatan dan pemberdayaan masyarakat yang dilaksanakan ditujukan untuk mencapai target di tahun 2017. Yakni, indikator desa siaga aktif purnama mandiri 12%. Dan posyandu purnama mandiri 70%.

“Hasil capaian di Kabupaten Probolinggo tahun 2017, untuk posyandu purnama mandiri sudah melebihi target hingga mencapai 74%. Sedangkan desa/kelurahan siaga PURI belum mencapai target. Yakni hanya mencapai sebesar 2,5%,” katanya.

Menurut Rusminah, melalui desa/kelurahan siaga aktif diharapkan kasus-kasus penyakit baik menular maupun tidak menular dapat ditekan serta masyarakat aktif mengembangkan kesiapsiagaan dalam penanggulangan bencana dan mewujudkan lingkungan yang sehat.

“Untuk meningkatkan cakupan dan kualitas desa siaga aktif PURI di Kabupaten Probolinggo serta meningkatkan upaya pencegahan dan penanggulangan masalah kesehatan prioritas, maka upayanya adalah melakukan pemantapan desa/kelurahan siaga aktif binaan,” jelasnya.

Rusminah menambahkan, dalam upaya mempertahankan desa/kelurahan yang sudah aktif dan lebih berkualitas, maka perlu diadakan kegiatan pemantapan desa/kelurahan siaga bagi pengurus desa siaga, petugas kesehatan di desa dan perangkat desa di Kabupaten Probolinggo. “Tujuannya meningkatkan kualitas desa/kelurahan siaga aktif binaan di Kabupaten Probolinggo,” pungkasnya. (wan)