Sabtu, Mei 26, 2018
Beranda > Kesehatan > Bentuk Kader Kesehatan Jiwa dan Posyandu Jiwa

Bentuk Kader Kesehatan Jiwa dan Posyandu Jiwa

Reporter : Syamsul Akbar
PAJARAKAN – Saat ini di wilayah Puskesmas Pajarakan sudah terbentuk kader kesehatan jiwa dan posyandu jiwa. Terbentuknya kader kesehatan jiwa dan posyandu jiwa ini diharapkan dapat meningkatkan peran masyarakat dalam upaya penyelenggaraan deteksi dini ODGJ (Orang Dengan Ganggung Jiwa) dan ODMK (Orang Dengan Masalah Kejiwaan) di Kecamatan Pajarakan.

Kepala Puskesmas Pajarakan dr. Syaiful Bahri mengatakan keperawatan kesehatan jiwa adalah pelayanan keperawatan yang komprehensif, holistik dan paripurna yang berfokus pada masyarakat yang sehat jiwa, rentan terhadap stress (resiko gangguan jiwa) dan dalam tahap pemulihan serta pencegahan kekambuhan (gangguan jiwa).

“Untuk tahun 2017 di wilayah kerja Puskesmas Pajarakan jumlah pasien ODMK (Orang Dengan Masalah Kejiwaan) kurang lebih 2.472 jiwa dan jumlah ODGJ (Orang Dengan Gangguan Jiwa) berat kurang lebih 76 jiwa. Perkembangan pasien yang sudah lepas pasung kurang lebih 55 jiwa,” katanya.

Menurut Syaiful Bahri, berdasarkan jumlah ODMK dan ODGJ maka perlu adanya koordinasi lintas sektor terkait atau peran serta masyarakat dalam penanganan kasus ODMK dan ODGJ dengan adanya pembentukan kader kesehatan jiwa dan posyandu jiwa di wilayah kerja Puskesmas Pajarakan.

“Harapannya jumlah pasien ODMK dan ODGJ dapat berkurang dan pasien yang sudah berobat dapat sembuh dan kembali beraktifitas dengan hidup yang penuh inovasi dan sejahtera,” tegasnya.

Dengan pembentukan kader kesehatan jiwa dan posyandu jiwa ini diharapkan dapat meningkatkan peran masyarakat dalam upaya penyelenggaraan pemerintah terkait bebas pasung. “Disamping dapat meningkatkan peran masyarakat dalam upaya penyelenggaraan pengobatan dan terapi pada pasien ODGJ dan ODMK di wilayah kerja Puskesmas Pajarakan,”  pungkasnya. (wan)