Senin, Juli 23, 2018
Beranda > Kemasyarakatan > Awal Maret 2018, Penerimaan PBB-P2 Capai Rp 181 Juta

Awal Maret 2018, Penerimaan PBB-P2 Capai Rp 181 Juta

Reporter : Syamsul Akbar
KRAKSAAN – Hingga awal Maret 2018, penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) Kabupaten Probolinggo mencapai Rp 181.601.272 atau 1,69% dari target yang ditetapkan sebesar Rp 10.747.060.847. Dari total 428.017 lembar SPPT (Surat Pemberitahuan Pajak Terutang), sekitar 5.397 lembar SPPT sudah melakukan pelunasan PBB-P2.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Probolinggo Santiyono melalui Kepala Bidang Pendapatan Susilo Isnadi. “Meskipun SPPT baru dibagikan pada pertengahan bulan Pebruari kemarin, ternyata sudah banyak yang melakukan pelunasan PBB-P2,” katanya.

Menurut Susilo, hingga saat ini sudah ada 2 (dua) desa yang sudah lunas 100%. Desa tersebut berada di Kecamatan Kraksaan dan Banyuanyar. “Terima kasih atas dukungan dan partisipasi dari masyarakat yang sudah membayar PBB-P2 sebelum jatuh tempo,” jelasya.

Sementara tahun 2017 lalu terang Susilo, realisasi penerimaan PBB-P2 di Kabupaten Probolinggo mencapai Rp 9.946.761.777 atau 87,91% dari target Rp 11.314.423.818. Sementara SPPT yang sudah dilunasi mencapai 383.847 lembar dari total SPPT 425.729 lembar.

“Untuk tahun 2017 lalu, ada sekitar 208 desa di 7 kecamatan (Sumber, Bantaran, Lumbang, Krejengan, Gading, Sukapura dan Dringu) yang lunas PBB-P2 100% sebelum jatuh tempo pada 30 September 2017,” terangnya.

Ke depan Susilo mengharapkan bisa memanfaatkan potensi yang sekarang belum tergali secara maksimal. “Tetap kita lakukan upaya intensifikasi dan ekstensifikasi. Sebab masih banyak lahan-lahan yang sudah ditempati bangunan, tetapi masih berbunyi lahan saja,” pungkasnya. (wan)