Sabtu, April 21, 2018
Beranda > Pemerintahan > ASN Harus Cermat dan Tanggap Jaring Aspirasi Masyarakat

ASN Harus Cermat dan Tanggap Jaring Aspirasi Masyarakat

Reporter : Syamsul Akbar
DRINGU – Penjabat (Pj) Bupati Probolinggo R. Tjahjo Widodo, SH. M.Hum, Sabtu (7/4/2018) siang mengisi jam pimpinan penyelenggaraan Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan (Diklatpim) IV angkatan 175 yang diselenggarakan oleh Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Probolinggo di Balai Diklat Kabupaten Probolinggo.

Diklatpim IV ini diikuti oleh 30 orang peserta yang merupakan batas minimal penyelenggaraan Diklatpim IV. Tenaga pengajar berasal dari widyaiswara dari Badan Diklat Provinsi Jawa Timur, perguruan tinggi serta pejabat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo. Diklatpim IV ini dilaksanakan mulai 21 Pebruari hingga 25 Juni 2018.

Dalam sambutannya Pj Bupati Probolinggo R. Tjahjo Widodo mengatakan pola diklat kepemimpinan pola baru ini merubah paradigma pola lama yang hanya sebatas membekali peserta diklat dengan kompetensi operasional untuk eselon IV menjadi mampu untuk mengembangkan kompetensi kepemimpinannya melalui sebuah proyek perubahan yang waktunya dibatasi hanya 60 hari, yang biasanya disebut dengan laboratorium kepemimpinan.

“Perubahan ini sangat signifikan dimana pada diklat kepemimpinan pola lama, peserta hanya dituntut untuk membuat proposal tanpa harus diuji aplikasinya pada kegiatan nyata. Sedangkan diklat pola baru, peserta diwajibkan membuat sebuah proyek perubahan yang inovatif dan aplikatif sesuai dengan kebutuhan organisasi,” katanya.

Tjahjo Widodo menambahkan tolak ukur keberhasilan peningkatan kualitas aparatur sipil negara tidak hanya dapat diukur dari hal-hal bersifat teknis saja melainkan dapat diukur dari kepekaan aparatur sipil negara dalam menyikapi keadaan sosial yang ada di masyarakat. Ini merupakan kemampuan dasar yang harus dimiliki oleh ASN sebagai warga negara yang bersosialisasi dalam kehidupan informal.

Sementara Kepala BKD Kabupaten Probolinggo Abdul Halim mengungkapkan diklatpim IV ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, keahlian, ketrampilan dan sikap untuk dapat melaksanakan tugas jabatan struktural eselon IV secara profesional dengan kepribadian dan etika ASN sesuai kebutuhan instansinya.

“Menciptakan aparatur yang mampu berperan sebagai pembaharu dan perekat persatuan dan kesatuan bangsa, memantapkan sikap dan semangat pengabdian yang berorientasi pada pelayanan, pengayoman dan pemberdayaan masyarakat serta menciptakan visi dan kesamaan pola pikir dalam melaksanakan tugas pemerintahan,” ungkapnya. (wan)