Jumat, Januari 18, 2019
Beranda > Pendidikan > 20 Warga Belajar PKBM Insan Cendekia Ikuti Uji Kompetensi Membatik

20 Warga Belajar PKBM Insan Cendekia Ikuti Uji Kompetensi Membatik

Reporter : Syamsul Akbar
BESUK
– Sedikitnya 20 orang Warga Belajar (WB) Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Insan Cendekia Kecamatan Besuk mengikuti uji kompetensi program Pendidikan Kecakapan Kewirausahaan (PKK) membatik di SKB Kraksaan. Rabu (9/1/2019), uji kompetensi ini dipantau langsung oleh Penilik Diktara Kecamatan Besuk Massajo.

Tim penguji dari LSK (Lembaga Sertifikasi Kompetensi) membatik dan Tim Direktorat Jenderal PAUD dan Dikmas Kemendikbud RI. SKB Kraksaan sebagai tempat resmi pelaksanaan uji kompetensi program PKK membatik yang ditetapkan oleh Dirjen PAUD dan Dikmas Kemendikbud RI dengan nomenklatur TUK (Tempat Uji Kompetensi) membatik.

Penilik Diktara Kecamatan Besuk Massajo berharap pelaksanaan uji kompetensi program PKK membatik berjalan lancar, tenang dan sukses. Semua peserta tetap sehat dan semangat mengikuti tahapan ujian, ujian teori dan praktek. Serta semua peserta ujian bisa lulus dengan nilai sangat memuaskan.

“Semoga ilmunya bermanfaat untuk diri sendiri, keluarga dan masyarakat lainnya dengan cara mengajarkan ilmunya kepada orang lain yang berminat sehingga menjadi sumber alternatif pendapatan keluarga supaya meningkat kesejahteraannya,” harapnya.

Sebagai catatan pembimbingan, pengendalian mutu dan evaluasi dampak program PKK membatik, Massajo mendiskripsikan dalam laporan tahunan bahwa 20 peserta uji kompetensi PKK membatik berasal dari 2 desa. Yakni, 2 orang dari Desa Alasnyiur dan 18 orang dari Desa Jambangan.

“Semoga ini bisa memantik dan memacu desa-desa lainnya untuk berpacu dalam program inovasi desa,” jelasnya.

Menurut Massajo, sebagaimana gambaran narasi dan komitmen bersama antara Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes dan PDTT) dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dalam portal Kemendikbud bahwa Dana Desa (DD) dapat disinergikan penggunaannya melalui program pendidikan PAUD dan Dikmas sebagai investasi SDM dalam membangun desa dan dalam program inovasi desa.

“Momentum inilah yang sangat urgent bagi Penilik untuk terus disosialisasikan dan didiskusikan dengan Bapak/Ibu kepala desa tentunya dengan arahan, bimbingan dan fasisiltasi dari Bapak Camat Besuk,” terangnya.

Massajo mengaku sangat bersyukur karena Camat Besuk Teguh Prihantoro sangat respon dan selalu open dalam memberikan support arahan dan kebijakan untuk memajukan layanan PAUD dan Dikmas di Kecamatan Besuk.

Camat Besuk Teguh Prihantoro mendoakan agar para peserta didik senantiasa diberikan kelancaran dan kemudahan dalam mengikuti ujian kompetensi program PKK membatik. “Semoga yang ikut ujian kompetensi program PKK membatik ini diberi kemudahan, kelancaran dan sukses,” harapnya. (wan)