Monday, March 4, 2024
Depan > Pemerintahan > Mulai Bahas KUA dan PPAS Kabupaten Probolinggo TA 2024

Mulai Bahas KUA dan PPAS Kabupaten Probolinggo TA 2024

Reporter : Syamsul Akbar
PAJARAKAN – Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Kabupaten Probolinggo Tahun Anggaran (TA) 2024 mulai dibahas oleh DPRD dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo.

Pembahasan diawali dengan penyampaian Nota Penjelasan Bupati Probolinggo Tentang KUA dan PPAS Kabupaten Probolinggo Tahun Anggaran 2024 oleh Wakil Bupati (Wabup) Probolinggo Drs HA Timbul Prihanjoko dalam rapat paripurna DPRD Kabupaten Probolinggo, Rabu (26/7/2023).

Rapat paripurna DPRD yang dipimpin oleh Ketua DPRD Andi Suryanto Wibowo ini dihadiri oleh Pimpinan dan anggota DPRD, Forkopimda, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo Ugas Irwanto dan sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Probolinggo.

Dokumen Kebijakan Umum Anggaran (KUA) APBD tahun 2024 ini merupakan dokumen yang berisikan gambaran kondisi ekonomi makro daerah, asumsi yang digunakan dalam penyusunan APBD antara lain kebijakan pendapatan daerah, kebijakan belanja daerah dan kebijakan pembiayaan daerah serta strategi pencapaian asumsi dimaksud. Kebijakan Umum Anggaran (KUA) APBD akan digunakan sebagai dasar penyusunan Prioritas Dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) tahun 2024.

Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) merupakan dokumen perencanaan pembangunan daerah untuk periode 1 (satu) tahun. Dalam dokumen RKPD Kabupaten Probolinggo tahun 2024, tema pembangunan yang ditetapkan adalah “Menurunkan Kemiskinan dan Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Dalam Suasana Masyarakat Yang Harmonis, Setara, Aman, Tenteram”.

Dalam nota penjelasan Bupati Probolinggo disebutkan bahwa pendapatan daerah secara total diproyeksikan sebesar Rp 2.281.817.778.453,00 mengalami kenaikan sebesar Rp 126.063.569.471,00 atau sebesar 5,85% dibandingkan pendapatan daerah pada APBD tahun anggaran 2023 sebesar Rp 2.155.754.308.991,00.

Proyeksi kenaikan tersebut terdapat pada seluruh obyek pendapatan kecuali pendapatan hibah dari pemerintah pusat (PRIM) yang berakhir pada tahun 2023.

Selanjutnya, belanja daerah pada APBD tahun anggaran 2024 diproyeksikan sebesar Rp 2.452.297.155.553,00, mengalami kenaikan sebesar Rp 69.119.003.967,00 atau sebesar 2,82% dibandingkan belanja daerah pada APBD tahun anggaran 2023 sebesar Rp 2.383.178.151.586,00.

Rencana penerimaan pembiayaan daerah tahun anggaran 2024 dilakukan melalui pemanfaatan sisa lebih perhitungan anggaran tahun 2023 diasumsikan sebesar Rp 129.479.377.100,00 serta pencairan Dana Cadangan untuk pendanaan Pilkada yaitu sebesar Rp 46.000.000.000,00. sehingga total rencana penerimaan tahun 2024 adalah sebesar Rp 175.479.377.100,00. Sedangkan pengeluaran pembiayaan pada tahun anggaran 2024 adalah untuk penyertaan modal kepada Perumdam Tirta Argapura sebesar Rp 5.000.000.000,00.

Berdasarkan pada uraian rencana pendapatan daerah dan belanja daerah tersebut pada APBD Kbupaten Probolinggo tahun anggaran 2024, target pendapatan daerah sebesar Rp 2.281.817.778.453,00 dan target belanja daerah sebesar Rp 2.452.297.155.553,00, sehingga mengalami defisit sebesar Rp 170.479.377.100,00 dan defisit tersebut akan ditutup melalui surplus pembiayaan daerah, sehingga APBD tahun anggaran 2024 mengalami anggaran seimbang.

Selanjutnya berdasarkan pada nota kesepakatan tersebut, maka Perangkat Daerah akan menyusun Rencana Kerja Anggaran Perangkat Daerah (RKA-SKPD) sebagai dasar Tim Anggaran Pemerintah Daerah untuk menyusun rancangan APBD tahun anggaran 2024. (wan)