Tuesday, October 19, 2021
Depan > Kesehatan > Masih Miliki Antibodi, Penyintas Covid-19 Belum Bisa Divaksin Covid-19

Masih Miliki Antibodi, Penyintas Covid-19 Belum Bisa Divaksin Covid-19

Reporter : Syamsul Akbar
KRAKSAAN – Orang yang sudah pernah terkonfirmasi positif Covid-19 atau penyintas Covid-19) merupakan kelompok orang yang saat ini masih belum bisa diberikan vaksin Covid-19. Penyintas Covid-19 bukan tidak diberi, tetap boleh diberikan tetapi bukan menjadi prioritas pemberian vaksin saat ini.

“Hal ini dikarenakan para penyintas Covid-19 masih mempunyai antibodi di dalam tubuh, sehingga vaksin diprioritaskan bagi orang-orang yang berisiko paling besar untuk bisa tertular Covid-19,” kata Juru Bicara Ketua Pelaksana Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo dr. Dewi Vironica.

Meskipun demikian jelas Dewi, penyintas Covid-19 tetap diberi vaksin karena adanya risiko reinfeksi dengan gejala lebih berat dan imunitas yang muncul akibat infeksi alami bervariasi tiap-tiap orang. “Selain itu, belum diketahui pasti berapa lama imunitas dapat bertahan pada tubuh penyintas Covid-19,” jelasnya.

Lebih lanjut Dewi menerangkan bahwa sampai saat ini tidak terdapat laporan perihal masalah keamanan dan efikasi pemberian vaksin kepada penyintas Covid-19. “Vaksin Covid-19 dapat diberikan pada pasien Covid-19 yang sudah dinyatakan sembuh dan telah selesai masa pemantauan,” terangnya.

Hingga saat ini tambah Dewi, belum ada informasi tentang berapa lama antibodi kita dapat bertahan setelah divaksinasi. “Beberapa penelitian sudah membuktikan bahwa antibodi penyintas dapat bertahan selama 8 bulan setelah gejala timbul,” pungkasnya. (wan)