Tuesday, October 19, 2021
Depan > Kemasyarakatan > LKNU Kraksaan dan Baznas Gelar Khitanan Massal Gratis

LKNU Kraksaan dan Baznas Gelar Khitanan Massal Gratis

Reporter : Syamsul Akbar
MARON – Pengurus Cabang Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) Kota Kraksaan bekerja sama dengan Badan Amal Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Probolinggo menggelar khitanan massal gratis di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Negeri 2 Probolinggo di Desa Brani Kulon Kecamatan Maron, Minggu (27/12/2020).

Kegiatan ini diikuti oleh 26 anak dari total pendaftar sebanyak 28 anak. Sebab ada beberapa anak yang umurnya terlalu kecil dibawah 2 tahun sehingga disarankan menunggu 2 tahun lagi. Usai dikhitan mereka mendapatkan paket berupa songkok, sarung dan baju serta sembako dari Baznas Kabupaten Probolinggo.

Untuk petugas medis berasal dari LKNU Kota Kraksaan mulai dari perawat dan dokter. Kegiatan ini langsung di bawah pengawasan Konsultan Medis dokter spesialis bedah RSUD Waluyo Jati Kraksaan dr. Syahrudi.

Sekretaris PC LKNU Kota Kraksaan Sugianto mengatakan khitanan massal gratis ini merupakan salah satu kegiatan PC LKNU Kota Kraksaan pada tutup tahun 2020. Sebelumnya pada saat Hari Santri juga dilaksanakan khitanan massal gratis.

“Kita mengawal semua kegiatan, terutama protokol kesehatan sehingga apa yang disampaikan Ibu Bupati Probolinggo berupa himbauan-himbauan untuk mengurangi penyebaran Covid-19 ini, LKNU bisa menjadi garda terdepan,” katanya.

Menurut Sugianto, kegiatan khitanan massal ini dilakukan setiap tahun di Rumah Khitan NU. tapi untuk akhir tahun 2020 dilakukan di luar. Ucapan terima kasih disampaikan kepada Baznas Kabupaten Probolinggo yang telah menjadi sponsor dalam setiap kegiatan untuk khitanan massal.

“Tujuannya ingin meringankan beban masyarakat yang kurang mampu. Apalagi di masa pandemi Covid-19 seperti ini, orang-orang pada kesulitan tentang masalah ekonomi. Minimal kehadiran LKNU bisa meringankan beban mereka,” jelasnya.

Dengan adanya kegiatan ini Sugianto mengharapkan pandemi Covid-19 ini segera berakhir sehingga ke depan tahun 2021 khitanan massal ini dapat digalakkan seperti tahun-tahun sebelumnya. Karena pada tahun 2019, LKNU bisa mengkhitankan anak dengan gratis sampai 600 anak.

“Kalau nanti pandemi Covid-19 sudah berakhir, kita bisa berkumpul lagi dengan masyarakat, tentunya kegiatan-kegiatan yang mengumpulkan orang banyak yang bisa kita lakukan. Tapi di masa pandemi Covid-19 ini kita juga sangat berhati-hati. Jadi kita tidak mungkin bisa mendatangkan orang sampai ratusan. Itu sangat beresiko terjadi penularan sehingga kita batasi betul maksimal 20 anak dan itu waktu dan jamnya pun kita tata supaya tidak datang bersamaan,” tegasnya.

Kepada masyarakat terkait dengan khitanan massal jelas Sugianto tetap dilakukan karena menjadi kewajiban terutama yang muslim. Kalau ada kesulitan masyarakat bisa menghubungi Rumah Khitan NU atau PC LKNU Kota Kraksaan. Karena saat ini pandemi Covid-19, protokol kesehatan 3M harus betul-betul dilaksanakan.

“Selalu memakai masker, mencuci tangan sesering mungkin pakai sabun dengan air mengalir dan menjaga jarak. Kemudian kita tambahi lagi menghindari kerumunan massa. Kalau ada ramai-ramai lebih baik menghindar saja dan meningkatkan imunitas. Itu senjata yang paling bagus untuk saat pandemi Covid-19,” pungkasnya.

Sementara Ketua Baznas Kabupaten Probolinggo H Ahmad Muzamil mengatakan bahwa khitanan massal itu merupakan program Baznas Kabupaten Probolinggo tahun 2020. Dimana program ini sebenarnya dijadwal bulan September yang lalu dan targetnya 350 anak.

“Namun karena sikon pandemi Covid-19 yang bisa dilaksanakan dan siap ada di Kecamatan Tongas dan Maron. Insya Allah untuk Kecamatan Tegalsiwalan akan dilaksanakan minggu pertama bulan Januari 2021 mendatang,” ungkapnya.

Muzamil mengharapkan kegiatan ini bisa membantu para wali khitan agar meringankan beban untuk melaksanakan khitan putranya. Karena bila biaya sendiri, maka biayanya bisa mencapai Rp 350 ribu sampai Rp 500 ribu. Untuk khitanan massal ini diberikan gratis dan diberi seperangkat alat sholat berupa baju, sarung dan songkok. Kemudian ditambah sembako untuk wali khitan.

“Semoga anak-anak yang dikhitan sudah melakukan proses thoharoh (bersuci) sebagai rukun melaksanakan ibadah kepada Allah SWT bila nantinya sudah mukallaf (baligh),” harapnya.

Sebelumnya, kegiatan khitanan massal gratis ini juga dilaksanakan di Kecamatan Tongas, Sabtu (19/12/2020) lalu. Saat itu total peserta sebanyak 20 anak dari rencana awal sebanyak 26 anak. (wan)