Tuesday, October 19, 2021
Depan > Kemasyarakatan > KUD Argopuro Krucil Wujud Korporasi Koperasi Berbasis Anggota

KUD Argopuro Krucil Wujud Korporasi Koperasi Berbasis Anggota

Reporter : Syamsul Akbar
KRUCIL – KUD Argopuro Kecamatan Krucil merupakan wujud korporasi koperasi yang benar-benar berbasis anggota. Rencana kerja koperasi adalah indikator evaluasi keberhasilan atau kemunduran kinerja terhadap pengelolaan koperasi.

Demikian disampaikan oleh Kepala Bidang Kelembagaan Koperasi Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Probolinggo Siti Khoiriyah ketika menghadiri rapat anggota Rencana Kerja Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja (RK-RAPB) Tahun 2020 Koperasi Unit Desa (KUD) Argopuro di ruang pertemuan Hotel Bumi Bermi Permai Kecamatan Krucil, Kamis (5/12/2019).

“Kegiatan hari ini merupakan rapat anggota yang membahas program kerja dan kemajuan koperasi. Oleh karenanya anggota sebagai pemilik dan pengguna jasa koperasi harus benar-benar mencermati program-program yang disampaikan oleh pengurus,” katanya.

Menurut Siti, koperasi sebagai organisasi dan badan usaha memiliki dimensi program yang harus saling mendukung. Dari dimensi organisasi, pengurus harus memberikan program yang dapat meningkatkan sistem pengelolaan manajemen untuk mewujudkan good cooperative governance serta meningkatkan customer experience. Sebagai badan usaha, program yang direncanakan harus dapat memberikan manfaat dalam peningkatan kesejahteraan ekomoni bagi anggota.

“Saat ini pengesahan koperasi yang meliputi pendirian, perubahan dan pembubaran koperasi diselenggarakan oleh Kementerian Hukum dan HAM sejak diterbitkannya Peraturan Menteri Hukum dan HAM Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2019 Tentang Pengesahan Koperasi,” jelasnya.

Siti menerangkan, peralihan pengesahan koperasi sekarang ini tidak mengurangi dan merubah kewenangan Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Probolinggo untuk melaksanakan pembinaan dan pengawasan terhadap koperasi yang memiliki wilayah kerja di Kabupaten Probolinggo.

“Program reformasi total koperasi yang saat ini digalakkan oleh Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia meliputi reorientasi artinya merubah mindset dari kuantitas menjadi kualitas, rehabilitasi berarti perbaikan atau internalisasi koperasi untuk mewujudkan good cooperative governance serta pengembangan yang artinya mengembangkan koperasi sebagai badan usaha yang tangguh, mandiri dan berdaya saing,” tegasnya.

Dengan program ini Siti mengharapkan koperasi benar-benar berkualitas dapat menjadi badan usaha yang modern, mandiri, tangguh dan berdaya saing berbasis pada anggota serta dapat beradaptasi dengan perkembangan di Era Revolusi Industri 4.0″.

“Untuk mewujudkan reformasi total koperasi, internalisasi koperasi dan pendidikan perkoperasian sekarang harus menjadi prioritas program koperasi. Sehingga koperasi memiliki kesiapan dan bekal sumber daya yang handal yang didasari oleh tekad untuk siap berubah dalam menyikapi tantangan kekinian,” pungkasnya.

Sementara Ketua KUD Argopuro Supriadi menyampaikan terima kasih atas partisipasi aktif dari anggota dalam memberikan masukan dan saran terbaik bagi koperasi. Hal tersebut merupakan wujud bahwa anggota benar-benar menerima manfaat menjadi anggota dan mencintai koperasi.

“Program-program yang akan dibahas dalam rapat anggota ini murni adalah pendapat dari anggota melalui rapat-rapat kecil kelompok-kelompok anggota yang sudah dilaksanakan sebelumnya. Semoga apa yang menjadi keputusan rapat anggota nantinya dapat memberikan manfaat lebih bagi anggota dan semakin memajukan KUD Argopuro,” katanya.

Rapat anggota RK-RAPB koperasi ini diikuti oleh ratusan anggota KUD Argopuro Krucil. Selain dari Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Probolinggo, kegiatan ini juga dihadiri oleh Forkopimka Krucil. (wan)