Depan > Kemasyarakatan > KPPBC TMP C Probolinggo Musnahkan Barang Hasil Operasi Gempur Rokok Ilegal

KPPBC TMP C Probolinggo Musnahkan Barang Hasil Operasi Gempur Rokok Ilegal

Reporter : Hendra Trisianto
PROBOLINGGO – Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean (KPPBC TMP) C Probolinggo melakukan pemusnahan barang hasil operasi Gempur Rokok Ilegal, Selasa (25/8/2020) pagi di halaman Kantor KPPBC TMP C Probolinggo.

Kegiatan yang kali ini juga secara massif dan serentak dilaksanakan di seluruh wilayah Indonesia ini dihadiri oleh Wali Kota Probolinggo Hadi Zainal Abidin bersama perwakilan anggota Forkopimda Kota Probolinggo, perwakilan Pemerintah Kabupaten Probolinggo dan Kabupaten Lumajang dan stakeholder terkait lainnya.

Tidak hanya rokok ilegal saja yang berhasil diamankan dan dimusnahkan kali ini, menurut keterangan Kepala KPPBC TMP C Probolinggo, Andi Hermawan, selama bulan Juli 2020 pihaknya juga telah mengamalkan sebanyak 88 liter minuman beralkohol, 364 keping cukai, sekaligus 506.443 batang rokok ilegal serta 385 gram tembakau iris.

Andi Hermawan menerangkan, seluruh barang yang diamankan tersebut adalah berasal dari beberapa hasil operasi gabungan bersama aparat gakum lainnya (TNI, Polri, Kejaksaan, Satpol PP) pada wilayah Kota dan Kabupaten Probolinggo serta Kabupaten Lumajang.

“Nilai total dari seluruh barang sitaan tersebut mencapai nilai Rp. 499.758.795, dan menyebabkan kerugian negara sebesar Rp. 219.821.495. Jadi selama tahun 2020 ini kami telah melakukan penindakan sebanyak 37 kasus rokok ilegal dengan total perkiraan nilai barang sebesar Rp. 3.608.813.555 dan perkiraan kerugian negara sebesar Rp. 1.606.686.645,” jelas Andi dalam laporannya.

“Meskipun di tengah pandemi COVID-19, dengan selalu disiplin dan mengindahkan protokol kesehatan, kami tetap berkomitmen untuk terus menekan peredaran rokok ilegal di wilayah kita. Upaya ini semata-mata agar dapat menciptakan iklim industri dan perdagangan yang sehat pada bidang hasil tembakau,” imbuhnya.

Sementara Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Probolinggo, Taufik Alami yang juga hadir saat itu mengapresiasi komitmen dan upaya Bea Cukai Probolinggo dalam memerangi peredaran rokok ilegal.

Taufik mengatakan, selain merugikan negara, rokok ilegal ini juga memiliki kecenderungan memiliki proses produksi yang tidak benar dan tidak sesuai dengan standar yang berlaku. Sehingga, jika ini sampai ke tangan konsumen maka tentu juga akan merugikan konsumen.

“Ke depan kami akan selalu konsisten dalam memerangi peredaran rokok ilegal di wilayah Kabupaten Probolinggo melalui upaya pemberantasan maupun upaya pencegahan bersama Bea Cukai Probolinggo melalui edukasi pembinaan dan sosialisasi terhadap masyarakat pengusaha rokok kecil, ” tandas mantan Camat Gading ini. (dra)

https://probolinggokab.go.id/wp-content/uploads/2019/01/slotmaxwin/ https://bali.bawaslu.go.id/assets/artikel/slotgacormaxwin/ https://slot.papuabaratprov.go.id slot