Wednesday, October 20, 2021
Depan > Kemasyarakatan > Komisi IV DPR RI Lakukan Kunker Spesifik di Pelabuhan Perikanan Pantai Mayangan

Komisi IV DPR RI Lakukan Kunker Spesifik di Pelabuhan Perikanan Pantai Mayangan

Reporter : Mujiono
PROBOLINGGO – Usai melakukan pemantauan di lingkungan kerja komplek PLTU Paiton Kabupaten Probolinggo, tim Komisi IV DPR RI melanjutkan kunjungan kerja (kunker) spesifik ke Pelabuhan Perikanan Pantai Mayangan Kota Probolinggo, Rabu (18/11/2020) siang.

Saat berada di PPP Mayangan Kota Probolinggo, Komisi IV DPR RI melihat dari dekat kebersihan lingkungan dan bebas dari limbah. Keesokan harinya, kunker spesifik akan dilanjutkan di kawasan Bromo Tengger Semeru yang merupakan salah satu pengawasan Komisi IV DPR RI.

Pimpinan Komisi IV DPR RI Drs. H. Hasan Aminuddin, M.Si menjelaskan permasalahan limbah PLTU Paiton menjadi pembahasan serius Komisi IV DPR RI. Terdapat delapan perusahaan yang mengelola PLTU Paiton, sedangkan tiap perusahaan limbahnya mencapai hampir satu juta ton. Limbah udara (fly ash) akan ditangani dan dibeli oleh perusahaan semen Indonesia, sedangkan limbah bottom ash yang ditimbun tersebut masih belum ada solusinya.

“Banyak bahayanya terhadap timbunan limbah bottom ash terhadap lingkungan masyarakat sekitar. Melalui raker Komisi IV DPR RI kami mengundang Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya akan menindaklanjuti permasalahan limbah yang masih belum tertangani untuk dicarikan solusinya,” katanya.

Untuk pengawasan di Pelabuhan Perikanan Pantai Mayangan Kota Probolinggo khususnya para nelayan, tetap akan melakukan sebuah gerakan berupa memotivasi melalui anggaran, bagaimana anak-anak para nelayan yang identiknya dengan tidak punya peningkatan SDM.

“Anak-anak jadikan prioritas untuk meningkatkan SDM anak-anaknya para nelayan untuk bersekolah yang lebih tinggi (politeknik) secara gratis. Membangun SDM anak dan cucunya para nelayan menjadi sebuah kesempatan untuk meningkatkan kualitas kelautan dan perikanan,” tegasnya,

Dalam kesempatan tersebut diserahkan bantuan senilai Rp 120 juta kepada Pokdakan Tambak Dungun Kabupaten Probolinggo untuk budidaya bandeng, Rp 300 juta kepada Moch Nauval Kecamatan Mayangan Kota Probolinggo yang merupakan pemasar ikan, Rp 500 juta kepada Poklahsar Permata Jaya Desa Pabean Kecamatan Dringu yang merupakan pemasar ikan dan Rp 500 juta kepada Poklahsar Primadona sebagai pengelola dan pemasar Rajungan Desa Banjarsari Kecamatan Sumberasih. (y0n)