Monday, November 30, 2020
Depan > Kemasyarakatan > KH Wasik Hannan-KH Syihabuddin Sholeh Pimpin PCNU Kota Kraksaan

KH Wasik Hannan-KH Syihabuddin Sholeh Pimpin PCNU Kota Kraksaan

Reporter : Hendra Trisianto
KRAKSAAN – Konferensi Cabang (Konfercab) ke-XIII PCNU Kota Kraksaan menghasilkan nahkoda baru untuk periode lima tahun mendatang, baik pada Rais Syuriah maupun Ketua Tanfidziyah, Minggu (30/08/2020) di aula Bin Hasan Pondok Pesantren Hati Dusun Toroyan Desa Rangkang Kecamatan Kraksaan.

Proses pemilihan tim Ahlul Halli Wal ‘Aqdi (Ahwa) pada jajaran Syuriah saat itu menetapkan, KH Wasik Hannan terpilih sebagai Rais Syuriah PCNU Kota Kraksaan. Sedangkan pada jajaran Tanfidziyah, nama KH Syihabuddin Sholeh muncul sebagai calon tunggal, sehingga terpilih secara aklamasi untuk memimpin PCNU Kota Kraksaan untuk masa bakti 2020-2025.

Saat ditemui usai pembacaan kesanggupan menerima mandat sebagai Rais Syuriah PCNU Kota Kraksaan KH. Wasik Hannan menyatakan, sebagai penentu kebijakan kedepannya akan berkonsentrasi dalam membesarkan NU Kota Kraksaan dalam bidang-bidang yang strategis, dengan mengedepankan potensi warga Nahdliyin agar menjadi jam’iyah yang mandiri.

“Kemudian kami juga ingin menggerakkan jiwa sosial dikalangan Nahdliyin, karena masyarakat kita ini masih banyak yang berada di bawah garis kemiskinan dan membutuhkan uluran tangan dari kita semua. Kami berharap program koin NU dapat berjalan secara maksimal,” ungkapnya.

Sementara KH. Syihabuddin Sholeh juga menyampaikan pihaknya akan menitik beratkan program kerjanya pada tiga bidang yakni pendidikan, perekonomian dan kesehatan masyarakat. Pendidikan menjadi prioritas pertama guna sedapat mungkin melahirkan kader-kader yang semakin berkualitas dan milenial.

Ketua Tanfidziyah yang juga menjabat sebagai Sekretaris MUI Kabupaten Probolinggo ini menjelaskan, dibutuhkan kebersamaan dan langkah bersama sehingga memudahkan segala sesuatunya agar dapat mencapai seluruh visi misi tersebut.

“Pembenahan kualitas kejamiiyahan melalui Aswaja NU Center harus bergerak secara maksimal. Hal itu semua adalah untuk menunjang cita-cita bersama saat ini yaitu meneguhkan kemandirian organisasi NU untuk menyongsong se-abad NU,” katanya.

“Misi kami yang tidak kalah penting dan belum terealisir sampai saat ini adalah membangun lembaga kesehatan NU yang memadai. Mudah-mudahan pada periode ini dengan mengoptimalkan tiga prioritas penunjang tersebut cita-cita ini dapat segera terwujud,” pungkasnya.

Dalam proses pemilihan jajaran pimpinan PCNU Kota Kraksaan tersebut dilaksanakan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan mulai dari wajib masker, pengukuran suhu tubuh, cuci tangan dengan sabun dan air mengalir serta jaga jarak aman antar peserta konferensi.

Dalam Konfercab itu, warga Nahdliyin juga menyumbang Rp114 juta untuk Muktamar NU. Dana tersebut diperoleh melalui Koin NU yang bergulir di 14 MWCNU se-wilayah PCNU Kota Kraksaan. (dra)

cww trust seal