Depan > Kemasyarakatan > Kerja Bakti Bersihkan Tumpukan Sampah di Pinggir Aliran Sungai

Kerja Bakti Bersihkan Tumpukan Sampah di Pinggir Aliran Sungai

Reporter : Syamsul Akbar
GENDING – Dalam rangka untuk mengatasi persoalan menumpuknya sampah yang berada di pinggir jalan raya dan aliran sungai timur PT Sasa Inti masuk Desa Gending Kecamatan Gending, Pemerintah Kecamatan Gending bekerja sama dengan PT Sasa Inti Gending melakukan kerja bakti untuk membersihkan tumpukan sampah, Senin (19/9/2022).

Selain PT Sasa Inti yang menurunkan alat berat pengangkut sampah, kegiatan ini juga melibatkan Pemerintah Desa Gending Kecamatan Gending. Mereka membersihkan sampah hasil pembuangan yang menyangkut di besi penyaring sampah aliran sungai. Tidak hanya itu, sampah rumah tangga juga terlihat di sisi timur aliran sungai tersebut.

Kegiatan ini dihadiri oleh Camat Gending Deny Kartika Sari dan jajaran Forkopimka Gending, Kepala Desa Gending Marito serta perangkat Desa Gending beserta petugas pengairan dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Probolinggo.

Camat Gending Deny Kartika Sari mengatakan selama ini di lokasi tersebut memang banyak sekali sampah yang menumpuk. Sampah-sampah itu berasal dari aliran sungai yang tersangkut di besi penyaring sampah untuk menghindari terjadinya sumbatan di bawah jembatan ruas jalan nasional.

“Sampah-sampah itu kemudian diangkat ke pinggir supaya alirannya lancar. Tetapi lama kelamaan sampah ini terus menumpuk. Selama ini pihak dari PT Sasa Inti yang membersihkan. Namun selesai dibersihkan, sampah itu pasti ada lagi melalui aliran sungai tersebut. Oleh karena itu diperlukan sebuah solusi agar persoalan sampah ini bisa tertangani dengan baik,” katanya.

Menyikapi hal tersebut, pihaknya menjalin kerja sama dengan PT Sasa Inti dengan melibatkan Desa Gending dan Desa Randupitu yang wilayahnya saling bersebelahan untuk bersama-sama membersihkan sampah tersebut secara rutin minimal setiap dua minggu sekali.

“Paling tidak nantinya sampah yang ada tidak terlalu menumpuk dan mengganggu keindahan bagi pengguna jalan yang melintas. Karena memang posisinya berada di pinggir ruas jalan nasional Surabaya-Banyuwangi. Apalagi disitu juga ada sampah rumah tangga yang dibuang oleh masyarakat,” jelasnya.

Untuk mengatasi persoalan sampah ini jelas Deny, rencananya ke depan akan dilakukan MoU (Memorandum of Understanding) bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Probolinggo dengan melibatkan semua desa dalam rangka penanganan sampah di Kecamatan Gending.

“Diharapkan masing-masing desa nantinya mempunyai TPS (Tempat Pembuangan Sementara). Untuk teknisnya diserahkan ke desa masing-masing. Intinya nanti desa menyiapkan petugas untuk mengambil sampah dari masyarakat dan membuangnya di TPS. Dari TPS nanti akan diangkut DLH ke TPA (Tempat Pembuangan Akhir),” terangnya.

Deny mengharapkan agar masyarakat memiliki kesadaran yang tinggi untuk tidak membuang sampah di sembarang tempat, apalagi di aliran sungai. Sebab bagaimanapun juga, permasalahan sampah ini menjadi tanggung jawab bersama.

“Mohon kerja samanya kepada semua elemen masyarakat agar bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan. Kalaupun ada sampah, marilah bersama-sama untuk membersihkannya,” tegasnya.

Sementara Kepala Desa Gending Marito menyampaikan untuk kerja bakti pembersihan sampah ini pihaknya menyiapkan lahan kosong di Dusun Buyut RT 12 RW 4. Tetapi lahan tersebut hanya untuk tempat penampungan sementara saja, bukan TPS.

“Untuk TPS, nanti masih akan kita carikan lokasi yang strategis. Paling tidak akses untuk menuju ke TPS ini mudah. Sehingga proses pembuangan dan pengangkutan sampahnya bisa mudah,” ungkapnya. (wan)