Tuesday, October 26, 2021
Depan > Kesehatan > Kecamatan Kraksaan Sumbang Kasus Baru dan Kesembuhan Covid-19 Terbanyak

Kecamatan Kraksaan Sumbang Kasus Baru dan Kesembuhan Covid-19 Terbanyak

Reporter : Syamsul Akbar
KRAKSAAN – Saat ini di Kabupaten Probolinggo orang terkonfirmasi positif Corona Virus Disease (Covid-19) sebanyak 2.163 kasus dengan keterangan 206 kasus masih dirawat dan menjalani isolasi, 1.846 kasus sembuh dan 111 kasus meninggal dunia.

Juru Bicara Ketua Pelaksana Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo dr. Dewi Vironica mengatakan total pasien sembuh dari Covid-19 berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo hingga 29 Desember 2020 sudah mencapai 1.846 kasus dari total kasus 2.163 kasus. Per hari ini angka kesembuhan bertambah sebanyak 39 kasus.

“Penyumbang kesembuhan harian terbanyak berada di Kecamatan Kraksaan sebanyak 21 kasus. Dengan adanya tambahan tersebut, maka total kesembuhannya mencapai 309 kasus dari total 342 kasus,” katanya.

Penambahan kesembuhan harian terbanyak kedua berada di Kecamatan Pajarakan sebanyak 4 kasus serta kesembuhan harian terbanyak ketiga berada di Kecamatan Gending dan Dringu masing-masing sebanyak 3 kasus.

Oleh karenanya, total kesembuhan untuk Kecamatan Pajarakan mencapai 143 kasus dari total 158 kasus, Kecamatan Gending mencapai 89 kasus dari total 114 kasus dan Kecamatan Dringu mencapai 198 kasus dari total 252 kasus.

Kesembuhan harian terbanyak keempat disumbangkan oleh Kecamatan Maron, Sumberasih dan Besuk masing-masing sebanyak 2 kasus serta kasus kesembuhan harian selanjutnya disumbangkan oleh Kecamatan Paiton dan Tiris masing-masing sebanyak 1 kasus.

Dengan demikian, total kesembuhan untuk Kecamatan Maron mencapai 111 kasus dari total 127 kasus, Kecamatan Sumberasih mencapai 97 kasus dari total 119 kasus, Kecamatan Besuk mencapai 73 kasus dari total 89 kasus, Kecamatan Paiton mencapai 214 kasus dari total 238 kasus dan Kecamatan Tiris mencapai 19 kasus dari total 20 kasus.

“Dari sisi penambahan kasus positif baru, hari ini ada tambahan 27 kasus dan jumlah kumulatifnya menjadi 2.163 kasus. Penambahan kasus tertinggi hari ini ada di Kecamatan Kraksaan sebanyak 8 kasus sehingga total kasus secara kumulatif mencapai 342 kasus,” jelasnya.

Penambahan kasus harian tertinggi kedua disumbangkan oleh Kecamatan Dringu sebanyak 5 kasus serta kasus harian tertinggi ketiga disumbangkan oleh Kecamatan Pajarakan sebanyak 3 kasus sehingga total kasus secara kumulatif di Kecamatan Dringu mencapai 252 kasus dan Kecamatan Pajarakan mencapai 158 kasus.

Penyumbang kasus harian tertinggi keempat berada di Kecamatan Paiton, Pakuniran dan Maron masing-masing sebanyak 2 kasus serta penambahan kasus harian selanjutnya disumbangkan oleh Kecamatan Tiris, Sumberasih, Leces, Gending dan Tongas masing-masing sebanyak 1 kasus.

Dengan demikian, total kasus secara kumulatif di Kecamatan Paiton mencapai 238 kasus, Kecamatan Pakuniran mencapai 74 kasus, Kecamatan Maron mencapai 127 kasus, Kecamatan Tiris mencapai 20 kasus, Kecamatan Sumberasih mencapai 119 kasus, Kecamatan Leces mencapai 108 kasus, Kecamatan Gending mencapai 114 kasus dan Kecamatan Tongas mencapai 83 kasus.

“Sementara untuk kasus kematian per hari ini tidak ada penambahan kasus dan secara kumulatif jumlahnya mencapai 111 kasus. Jumlah kasus kematian tertinggi hingga hari ini berada di Kecamatan Dringu sebanyak 15 kasus,” terangnya.

Untuk sebaran kasus Covid-19 terjadi di 24 kecamatan di Kabupaten Probolinggo. Lima besar kecamatan dengan jumlah dirawat kasus konfirmasi tertinggi di Kabupaten Probolinggo diantaranya Kecamatan Dringu sebanyak 39 kasus, Kecamatan Kraksaan sebanyak 29 kasus, Kecamatan Leces sebanyak 22 kasus, Kecamatan Sumberasih sebanyak 16 kasus dan Kecamatan Gending sebanyak 16 kasus.

“Kasus pasien yang masih menjalani perawatan dan isolasi tersebar di 20 kecamatan, sehingga ada 4 kecamatan yang sudah tidak ada kasus Covid-19 meliputi Kecamatan Wonomerto, Lumbang, Kuripan dan Sumber,” tegasnya.

“Sedangkan untuk jumlah kasus suspect di Kabupaten Probolinggo hingga hari ini sudah mencapai 87 kasus, kasus probable sebanyak 19 kasus dan kasus discarded sebanyak 365 kasus,” pungkasnya. (wan)