Wednesday, September 29, 2021
Depan > Kemasyarakatan > Kasus Positif Virus Corona Kembali Bertambah Sembilan Orang

Kasus Positif Virus Corona Kembali Bertambah Sembilan Orang

Reporter : Hendra Trisianto
GENDING – Hingga Sabtu (22/8/2020) malam, Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Probolinggo merilis orang terkonfirmasi positif Corona Virus Disease (COVID-19) di Kabupaten Probolinggo sebanyak 355 orang atau bertambah 9 orang dari sebelumnya sebanyak 346 orang dengan keterangan 66 orang masih dirawat dan menjalani isolasi, 276 orang sembuh dan 13 orang meninggal dunia.

“Tambahan 9 orang terkonfirmasi positif COVID-19 merupakan OTG (Orang Tanpa Gejala) dan masuk ke dalam Klaster Pelangi karena penularannya terjadi secara horizontal dan tidak jelas sumbernya dari mana,” kata Juru Bicara Ketua Satgas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Probolinggo dr. Shodiq Tjahjono.

Menurut Shodiq, mereka dinyatakan positif terkonfirmasi COVID-19 berdasarkan hasil pemeriksaan swab positif dari ITD (Institute Topical Disease) Universitas Airlangga Surabaya dan TCM (Tes Cepat Molekuler) RSUD Waluyo Jati Kraksaan.

“Ke-9 orang ini merupakan kontak erat dari kasus terkonfirmasi positif COVID-19 sebelumnya. Rinciannya, 7 orang kontak erat dari kasus tenaga kesehatan Puskesmas Maron dan 2 orang kontak erat tenaga kesehatan RSUD Waluyo Jati Kraksaan,” jelasnya.

Shodiq merinci, kedelapan orang yang positif terkonfirmasi virus Corona ini diantaranya laki-laki berusia 55 tahun dan laki-laki berusia 30 tahun dari Desa Maron Wetan Kecamatan Maron, laki-laki berusia 29 tahun dan laki-laki berusia 23 tahun dari Desa Brabe Kecamatan Maron, perempuan berusia 37 tahun dari Desa Brani Kulon Kecamatan Maron, laki-laki berusia 31 tahun dari Desa Wonorejo Kecamatan Maron, laki-laki berusia 21 tahun dari Desa Karanggeger Kecamatan Pajarakan, laki-laki berusia 52 tahun dari Kelurahan Sidomukti Kecamatan Kraksaan dan perempuan berusia 30 tahun dari Desa Jabungsisir Kecamatan Paiton

“Alhamdulillah, kondisi mereka semua sehat wal afiat dan sedang menjalani isolasi di rumah sehat Kabupaten Probolinggo dengan pengawasan ketat dari petugas medis Kabupaten Probolinggo,” terangnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo ini menegaskan mereka adalah produk dari hasil tracing karena merupakan kontak erat dari kasus terkonfirmasi positif COVID-19 sebelumnya. “Dengan demikian, tracingnya sudah dilakukan sebelumnya,” tegasnya.

Tetapi setelah mereka dinyatakan terkonfirmasi positif COVID-19 tambah Shodiq, sesuai protokol kesehatan tracingnya masih akan diperdalam lagi untuk mengetahui kontak-kontak erat yang sudah dilakukan baik di lingkungan keluarga maupun tempat kerjanya.

“Yang pasti apapun nanti hasil dari tracing yang dilakukan terhadap orang-orang yang pernah kontak dan orang-orang dekatnya akan dilakukan pemeriksaan rapid serta pemeriksaan swab untuk mengetahui resiko penularannya,” pungkasnya. (dra)