Wednesday, August 4, 2021
Depan > Kemasyarakatan > Jelang Idul Adha 1441 H, Pemkab Data dan Periksa Fisik Ternak Kurban

Jelang Idul Adha 1441 H, Pemkab Data dan Periksa Fisik Ternak Kurban

Reporter : Syamsul Akbar
KRAKSAAN – Jelang Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriyah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan (DPKH) melakukan pengawasan, pendataan dan pemeriksaan fisik ternak kurban pada penjual ternak kurban yang ada di wilayah Kecamatan Kraksaan, Senin (27/7/2020).

Kegiatan ini dipimpin oleh Kepala Bidang Kesehatan Hewan, Kesehatan Masyarakat Veteriner, Pengolahan dan Pemasaran DPKH Kabupaten Probolinggo drh. Yukti Widiatmaningsih didampingi Kasi Kesehatan Masyarakat Veteriner drh. Nikolas Nuryulianto, Koordinator Wilayah III drh. Nurma S serta Petugas Teknis Kecamatan Kraksaan Indra Wijaya.

Dasar hukum kegiatan ini Undang-undang (UU) Nomor 18 Tahun 2009 jo. UU Nomor 41 Tahun 2014 Tentang Perubahan Atas UU Nomor 18 Tahun 2009 Tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan, Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 95 Tahun 2012 Tentang Kesehatan Masyarakat Veteriner dan Kesejahteraan Hewan, Permentan Nomor 11 Tahun 2014 Tentang Pemotongan Hewan Kurban serta Surat Edaran Kementrian Pertanian Direktorat Jenderal Peternakan Nomor 0008/PK.320/2020 Tentang Pelaksanaan Kegiatan Kurban dalam Situasi Wabah Bencana Non Alam Corona Virus Disease (COVID-19).

Kepala DPKH Kabupaten Probolinggo Yahyadi melalui Kasi Kesehatan Masyarakat Veteriner drh. Nikolas Nuryulianto mengungkapkan kegiatan ini bertujuan untuk melakukan pengawasan dan pendataan serta pemeriksaan fisik kepada ternak kurban yang dijual oleh para penjual ternak kurban.

“Semua ini dilakukan demi menjamin ternak yang sehat dan sesuai dengan syariat Islam, sehingga diharapkan ternak yang dipotong akan menghasilkan daging yang ASUH (Aman, Sehat, Utuh dan Halal) dan layak dikonsumsi oleh masyarakat yang berhak menerima daging kurban saat Idul Adha 1441 Hijriyah,” katanya.

Dari kegiatan ini, Koordinator Wilayah III drh Nurma S memberikan Surat Keterangan Sehat Hewan Kurban (SKSHK) kepada para penjual ternak kurban di wilayah Kecamatan Kraksaan. “Penjual ternak kurban tahun 2020 di wilayah Kecamatan Kraksaan sebanyak 8 (delapan) penjual. Terjadi penurunan dibanding tahun 2019 sebanyak 14 penjual,” jelasnya.

Menurut Niko, ternak kurban yang dijual oleh penjual ternak kurban pada umumnya sehat dan sudah memenuhi syariat Islam untuk dijadikan ternak kurban. Yakni, tidak cacat/buta, tidak sakit, tidak pincang dan tidak kurus. Umur domba/kambing saat diperiksa berkisar 1-3 tahun dengan harga berkisar Rp 1.500.000 hingga Rp 4.000.000 per ekor tergantung dari berat domba/kambing.

“Para penjual ternak kurban juga mengeluhkan omset penjualan ternak kurban pada kondisi wabah bencana non alam Corona Virus Disease (COVID-19) yang saat ini melanda, dimana menurut mereka penurunan pembelian ternak kurban mencapai 30% – 50% dari penjualan ternak tahun sebelumnya,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Bidang Kesehatan Hewan, Kesehatan Masyarakat Veteriner, Pengolahan dan Pemasaran DPKH Kabupaten Probolinggo drh. Yukti Widiatmaningsih juga memberikan masker dan sarung tangan kepada para penjual ternak kurban sambil mengingatkan untuk selalu menjalankan protokoler kesehatan dengan memakai masker, menjaga kebersihan tangan dan menjaga jarak saat berjualan. (wan)

cww trust seal