Friday, December 3, 2021
Depan > Kemasyarakatan > Haul Akbar Masyayikh NU, Pengurus Jamqur NU Kota Kraksaan Dilantik

Haul Akbar Masyayikh NU, Pengurus Jamqur NU Kota Kraksaan Dilantik

Reporter : Syamsul Akbar
KRAKSAAN – Ratusan Nahdliyin yang ada di Kota Kraksaan dan sekitarnya mengikuti kegiatan haul akbar masyayikh NU serta pelantikan pengurus Jam’iyyatul Qurro’ wal Huffadz (Jamqur) NU Kota Kraksaan masa khidmat 2019-2024 di Kantor Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Kraksaan, Jum’at (20/12/2019) malam.

Haul akbar masyayikh NU serta pelantikan pengurus Jamqur NU Kota Kraksaan ini dihadiri oleh Mustasyar PCNU Kota Kraksaan yang juga Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Drs. H. Hasan Aminuddin, M.Si, pengurus DPP Jamqur NU, pengurus DPW Jamqur NU Jawa Timur, jajaran Syuriyah dan Tanfidziyah PCNU Kota Kraksaan, pengurus DPC Jamqur NU Kota Kraksaan, perwakilan MWCNU se-wilayah PCNU Kota Kraksaan serta Forkopimka Kraksaan.

Kegiatan ini diawali dengan pembacaan khotmil Qur’an, tahlil bersama untuk para masyayikh NU dan pembacaan sholawat Nabi Muhammad SAW. Kemudian dilanjutkan dengan prosesi pelantikan pengurus Jamqur NU Kota Kraksaan masa khidmat 2019-2024 dipandu oleh pengurus DPP Jamqur NU.

Dalam sambutannya, Mustasyar PCNU Kota Kraksaan yang juga Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Drs. H. Hasan Aminuddin, M.Si mengaku sangat bersyukur karena masyarakat masih bangga menjadi warga NU. Sebab seandainya tidak bangga, maka sudah bisa dipastikan kursinya akan banyak yang kosong. “Saya merasa bangga, karena berkhidmat di NU itu tidak ada bayarannya. Datang dan pulang dari kegiatan NU tidak ada transportnya,” katanya.

Hasan mengaku memiliki keinginan bagaimana pengurus Jamqur NU Kota Kraksaan di tengah-tengah badai radikalisme ada sebuah upaya bagaimana memberikan diklat (pendidikan dan pelatihan) khotib oleh para hafidz dan hafidzah. Hasil dari diklat ini nantinya para khotib tersebut bisa menjadi khotib di masjid-masjid besar dan masjid di fasilitas umum.

“Saya meminta kepada para pengurus Jamqur NU Kota Kraksaan, syiarkan ayat-ayat Allah SWT di tengah-tengah lisan anak muda yang sudah banyak melupakan Al Qur’an. Nanti Jamqur ada sebuah gerakan nyata. Karena pengurus NU itu harus bergerak aktif dan jangan pasif,” jelasnya.

Menurut Hasan, nantinya pengurus NU yang ada di masing-masing MWCNU bekerja sama dengan Camat membuat sebuah program nyata di tengah-tengah masyarakat. Salah satunya melalui kegiatan gerakan sholat Subuh berjamaah. Setelah sholat Subuh nantinya juga disediakan sarapan bersama.

“Selamat kepada seluruh pengurus Jamqur NU Kota Kraksaan yang baru saja dilantik. Semoga mampu menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” harapnya.

Dalam kesempatan tersebut Hasan juga menjelaskan tentang tugas barunya sebagai Pimpinan Komisi IV DPR RI. Dimana dalam melaksaaanakan tugasnya, Komisi IV bermitra dengan Kementerian Pertanian, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan serta Kementerian Kelautan dan Perikanan RI.

“Saya ingin mengajarkan amanah tidak hanya di lisan tapi juga melakukan syiar ke tengah-tengah masyarakat. Marilah kita mengemban amanah dengan baik agar betul-betul menjadi pemimpin yang amanah,” tegasnya.

Sementara Ketua Jamqur NU Kota Kraksaan Sayyid Anis bin Hamid al Habsyi menyampaikan bahwa ke depan kepengurusan Jamqur NU Kota Kraksaan berkeinginan bagaimana generasi muda di Kota Kraksaan dan sekitarnya semakin cinta kepada Al Qur’an. Semua program nantinya akan dibahas melalui rapat kerja (raker). Dimana banyak program yang akan dijalankan untuk generasi muda.

“Insya Allah seminggu ke depan Jamqur NU Kota Kraksaan akan mempunyai website resmi agar semua kegiatan yang akan dan sudah dilakukan bisa dilihaht oleh pengurus dan masyarakat. Ini awal dari perubahan-perubahan agar selalu terjangkau oleh masyarakat seiring dengan era digital revolusi industri 4.0,” ujarnya.

Selain menyusun sejumlah program sesuai masukan dari masyarakat terang Sayyid Anis, Jamqur NU Kota Kraksaan juga akan berupaya mengadopsi program-program daerah lain yang sangat bermanfaat. Salah satunya adalah program One Day One Juz atau Satu Hari Satu Juz.

“Harapannya semua program tersebut bisa terwujud melalui dukungan dari masyarakat, semua pengurus dan Pemerintah Kabupaten Probolinggo. Mudah-mudahan dengan kekompakan dan kebersamaan ini semua program terlaksana dengan baik agar mempunyai generasi muda yang Qur’ani dan menjadi Ahlul Qur’an,” pungkasnya. (wan)