Wednesday, October 27, 2021
Depan > Kesehatan > Hasil Swab Dua Kali Negatif, Empat Orang Sembuh dari Virus Corona

Hasil Swab Dua Kali Negatif, Empat Orang Sembuh dari Virus Corona

Reporter : Syamsul Akbar
GENDING – Jumlah orang sembuh dari Corona Virus Disease (COVID-19) di Kabupaten Probolinggo kembali bertambah. Hingga Jum’at (10/7/2020) malam, ada tambahan 4 (empat) orang yang dinyatakan sembuh dari COVID-19.

Juru Bicara Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Probolinggo dr. Anang Budi Yoelijanto mengatakan tambahan dua orang terkonfirmasi positif COVID-19 yang sudah dinyatakan sembuh ini berasal dari Klaster Pelangi karena penularannya terjadi secara horizontal dan tidak jelas sumbernya dari mana.

“Yakni, laki-laki berusia 56 tahun dari Desa Sukodadi Kecamatan Paiton, laki-laki berusia 50 tahun dari Desa Kebonagung Kecamatan Kraksaan, perempuan berusia 33 tahun dari Desa Sukodadi Kecamatan Paiton dan laki-laki berusia 49 tahun dari Desa Dringu Kecamatan Dringu,” katanya.

Anang menerangkan saat ini yang bersangkutan kondisinya bagus dan sehat. Mereka dinyatakan sembuh karena hasil swabnya dua kali negatif. “Setelah pulang ke rumahnya, mereka tetap harus melakukan isolasi mandiri di rumahnya selama 14 hari dengan terus menerapkan protokol kesehatan,” terangnya.

Lebih lanjut Anang menegaskan hasil swab dari orang yang sudah sembuh ini keluar hari ini dari TCM (Tes Cepat Molekuler) di RSUD Waluyo Jati Kraksaan. Untuk penyakit lain dari orang ini tidak ada dan mereka sudah sehat wal afiat. Keempatnya masuk dalam OTG (Orang Tanpa Gejala).

“Setelah dinyatakan sembuh tetap sesuai dengan prosedur yang bersangkutan harus melakukan isolasi mandiri di rumahnya selama 14 hari dan diingatkan untuk selalu mematuhi protokol kesehatan dimanapun mereka berada,” tegasnya.

Mereka yang sudah sembuh ini tambah Anang harus selalu memakai masker saat beraktifitas apapun dan kemanapun, jaga jarak, cuci tangan sesering mungkin serta tidak keluar rumah apabila tidak perlu. “Karena mereka masih berpotensi untuk terinfeksi kembali,” pungkasnya. (wan)