Thursday, July 29, 2021
Depan > Kemasyarakatan > Hasan Aminuddin Tutup Bimtek Peningkatan Kapasitas Petani dan Penyuluh

Hasan Aminuddin Tutup Bimtek Peningkatan Kapasitas Petani dan Penyuluh

Reporter : Syamsul Akbar
KRAKSAAN – Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Drs. H. Hasan Aminuddin, M.Si secara resmi menutup bimbingan teknis (bimtek) peningkatan kapasitas petani dan penyuluh yang digelar oleh Komisi IV DPR RI bersama dengan Kementerian Pertanian (Kementan) RI melalui Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Ketindan Malang pada Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian, Jum’at (26/2/2021) sore.

Bimtek peningkatan kapasitas petani dan penyuluh yang dipusatkan di Aula Bin Hasan Pondok Pesantren HATI di Dusun Toroyan Desa Rangkang Kecamatan Kraksaan ini digelar sebagai rangkaian dari reses masa persidangan 3 tahun 2021 Komisi IV DPR RI.

Sejak digelar Senin (22/2/2021) lalu, setidaknya ada 5 (lima) program pelatihan yang diberikan. Diantaranya, pelatihan aneka olahan jagung, aneka olahan kedelai, aneka olahan bawang merah, aneka olahan cabai dan aneka olahan rimpang jahe.

Penutupan ini dihadiri oleh anggota DPRD Kabupaten Probolinggo Supoyo dan Abdul Aziz, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Probolinggo Sugeng Wiyanto, perwakilan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Probolinggo serta Camat Kraksaan Ponirin dan jajaran Forkopimka Kraksaan.

Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Drs. H. Hasan Aminuddin, M.Si menyampaikan rasa antusias dari peserta dari tatapan wajah cukup bersemangat. Sebab ini dianggap sebagai hal baru dari keilmuan yang sebelumnya selain penyuluh. Selain dari sebelumnya SDM-nya beragam dengan latar belakang keilmuwan yang bermacam-macam menjadi satu untuk menimba ilmu bagaimana mengolah bahan hasil bumi tanaman yang bisa ditanam, diolah, dimasak dan nantinya diperjualbelikan.

“Tentu ini bisa menjadi sebagai sumber pendapatan tambahan dari seorang ibu atau anak muda. Semuanya cukup sangat semangat, karena ada rasa semangat dari instrukturnya sehingga saya menilai ini hal yang positif dan akan saya perjuangkan kembali Insya Allah tahun anggaran 2022,” katanya.

Menurut Hasan, setelah dilatih nantinya diharapkan Pemerintah Daerah dan anggota DPRD Provinsi Jawa Timur maupun DPRD Kabupaten Probolinggo, bagaimana yang dilakukan oleh seseorang hulunya, dianggap hulu bagaimana menyampaikan sampai hilir pada APBD Provinsi Jawa Timur.

“Karena dia juga mempunyai bansos (bantuan sosial) dan jasmas menganggarkan untuk bersama-sama menyapa rakyat agar supaya menyapanya tidak setiap mau pelaksanaan Pileg (Pemilihan Legislatif),” tegasnya.

Sementara Koordinator Bidang Program dan Evaluasi Balai Besar Pelatihan Pertanian Ketindan Malang Astutiningsih mengaku sangat bersyukur karena selama 5 hari untuk 5 paket pelatihan olahan sudah terlaksana dengan baik.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada para peserta yang sangat antusias. Rata-rata kami lihat dari hari pertama sampai hari ke-5 mereka antusias sekali dalam mengikuti materi-materi yang diberikan oleh para praktisi,” ujarnya.

Astutiningsih mengharapkan mudah-mudahan dengan adanya bimtek ini tidak lepas atau tidak berhenti sampai disini. Justru kelanjutannya memang diharapkan mereka sudah wajib setelah mengimplementasikan dalam bentuk olahan-olahan yang telah mereka pelajari.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah membantu demi kelancaran pelaksanaan kegiatan ini. Mudah-mudahan kedepannya apa yang diharapkan oleh Bapak Hasan Aminuddin betul-betul bisa terwujud,” harapnya. (wan)

cww trust seal