Monday, December 6, 2021
Depan > Kemasyarakatan > Generasi Muda NU Ikuti Sosialisasi Kelompok Smart Ekonomi Masyarakat Ketahanan Informasi di Era Digital

Generasi Muda NU Ikuti Sosialisasi Kelompok Smart Ekonomi Masyarakat Ketahanan Informasi di Era Digital

Reporter : Mujiono
TONGAS – Sebanyak 30 orang generasi muda NU mengikuti sosialisasi kelompok smart ekonomi masyarakat ketahanan informasi di era digital yang digelar oleh Dinas Kominfo, Statistik dan Persandian (Diskominfo) Kabupaten Probolinggo di Kantor MWCNU Tongas, Rabu (27/10/2021).

Mereka berasal dari badan otonom (banom) atau lembaga NU meliputi RMI NU, Pagar Nusa, LKKNU, Lesbumi, Jam’iyyatul Qurra wal Huffadh, Lakpesdam NU, Lembaga Bahtsul Masail, Ishari, MWCNU Wonomerto, MWCNU Dringu, MWCNU Tegalsiwalan, MWCNU Sumber, MWCNU Kuripan, MWCNU Sukapura dan MWCNU Lumbang.

Sosialisasi kelompok smart ekonomi masyarakat ketahanan informasi di era digital ini merupakan kegiatan yang kedua kalinya setelah dilaksanakan di MWCNU Leces. Kepala Dinas Kominfo, Statistik dan Persandian Kabupaten Probolinggo Yulius Christian didampingi Wakil Ketua PCNU Kabupaten Probolinggo Rofik membuka secara resmi kegiatan tersebut.

Kegiatan ini dihadiri dua orang narasumber diantaranya Muhammad Iqbal dari Jurnalis Times Indonesia sekaligus Dosen Universitas Nurul Jadid Paiton dan Lutfi Hidayat dari Jurnalis TV9 Nusantara dan Devisi Humas PWI Probolinggo yang juga sebagai Tutor Diklat Jurnalistik Madrasah, Mahasiswa, OKP dan Ormas.

Diskominfo bekerjasama dengan MWCNU melaksanakan sosialisasi ini bertujuan untuk membentuk karakter konten-konten positif di era digital. Dengan ilmu pengetahuan teknologi digital dapat menambah ilmu pengetahuan tentang komunikasi informasi dan membantu memperluas produktivitas ekonomi dimata masyarakat dan meningkatkan informasi-informasi yang kreatif dan produktif.

Kepala Dinas Kominfo, Statistik dan Persandian Kabupaten Probolinggo Yulius Christian menjelaskan bentuk kolaborasi MWCNU Tongas dengan Diskominfo Kabupaten Probolinggo ingin mengajak pemuda NU untuk melek digital.

“Kita harus memanfaatkan teknologi dunia digital ini secara kreatif dan produktif untuk menunjang segala aktifitas, baik mendukung dari segi informasi usaha maupun mendukung untuk promosi hasil produktivitas. Membuat konten-konten positif dalam teknologi digital juga memberikan manfaat dan menghasilkan dampak yang baik bagi dirinya sendiri dan untuk orang lain,” katanya.

Menurut Yulius, dalam kegiatan sosialisasi dan pelatihan ini nantinya para generasi muda NU menjadi paham dan tahu membuat konten-konten positif serta mendidik. “Materi-materi yang diberikan oleh narasumber nantinya mampu memberikan informasi-informasi yang menarik untuk orang lain. Para peserta juga mengetahui antara informasi yang valid dan informasi hoak yang sangat merugikan,” pungkasnya.

Sementara Wakil Ketua PCNU Kabupaten Probolinggo Rofik mengungkapkan kegiatan ini merupakan kegiatan yang signifikan untuk mendidik pemuda-pemuda NU mahir menyampaikan informasi melalui teknologi digital dengan baik dan benar.

“Tidak lupa saya menyampaikan terima kasih kepada Dinas Kominfo, Statistik dan Persandian Kabupaten Probolinggo yang telah memberikan ilmu pengetahuan tentang cara-cara membuat informasi dalam teknologi digital yang dikemas dalam kegiatan sosialisasi kelompok smart ekonomi masyarakat ketahanan informasi di era digital,” katanya. (y0n)