Wednesday, October 27, 2021
Depan > Kemasyarakatan > Gagal Jantung dan Obesitas, Positif COVID-19 Asal Desa Sumberanyar Meninggal Dunia

Gagal Jantung dan Obesitas, Positif COVID-19 Asal Desa Sumberanyar Meninggal Dunia

Reporter : Syamsul Akbar
TONGAS – Pelaksana Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Kabupaten Probolinggo mencatat hingga Sabtu (29/8/2020) malam, orang terkonfirmasi positif COVID-19 di Kabupaten Probolinggo yang meninggal dunia bertambah 1 (satu) orang.

Juru Bicara Ketua Pelaksana Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Probolinggo dr. Dewi Vironica mengungkapkan satu orang terkonfirmasi positif COVID-19 yang meninggal dunia ini adalah perempuan berusia 46 tahun dari Desa Sumberanyar Kecamatan Paiton.

“Sebelumnya yang bersangkutan dirawat di RS Rizani Paiton. Setelah dinyatakan positif terkonfirmasi COVID-19 akhirnya dirujuk ke RSUD Tongas sebagai rumah sakit rujukan COVID-19 Kabupaten Probolinggo,” katanya.

Hasil diagnosa dari dokter yang menanganinya jelas Dewi, yang bersangkutan meninggal dunia karena terkonfirmasi positif COVID-19 dan beberapa penyakit penyerta (komorbid). Diantaranya, pneumonia (radang paru-paru), gagal jantung dan obesitas.

“Proses pemakaman dari yang bersangkutan dilakukan sesuai dengan standart protokol pemakaman COVID-19. Seluruh petugas pemakaman menggunakan APD (Alat Pelindung Diri) lengkap untuk mengurangi resiko penularan COVID-19,” jelasnya.

Dewi menambahkan untuk orang-orang dengan status obesitas (berat badan berlebih) memang memiliki kecenderungan mudah terinfeksi COVID-19, karena reseptor dari virus tersebut lebih klik dengan jaringan lemak pada orang obesitas.

“Orang-orang dengan obesitas memiliki resiko tinggi untuk terkena penyakit jantung, kencing manis dan darah tinggi, sehingga paru-paru dan jantung bekerja lebih berat. Mengakibatkan asupan oksigen ke organ-organ menjadi lebih sedikit. Oleh karena itu, penderita obesitas yang dirawat di rumah sakit memiliki kecenderungan untuk memakai alat bantu pernafasan,” pungkasnya. (wan)