Wednesday, October 20, 2021
Depan > Kemasyarakatan > Fasilitasi Pemasaran Produk IKM Melalui Ritel Toko Modern

Fasilitasi Pemasaran Produk IKM Melalui Ritel Toko Modern

Reporter : Syamsul Akbar
DRINGU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) menggelar rapat koordinasi (rakor) sebagai tindak lanjut dari komitmen Pemerinta Daerah untuk mengupayakan produk IKM bisa dipasarkan melalui ritel-ritel toko modern Indomaret, Kamis (5/12/2019).

Kegiatan yang digelar di J’Bing Resto Dringu ini mengundang pihak manajemen PT. Indomarco Prismatama Jember yang membawahi Indomaret agar bisa bertemu langsung dengan para IKM Kabupaten Probolinggo. Sebanyak 40 IKM mamin (makanan dan minuman) se-Kabupaten Probolinggo mengikuti kegiatan tersebut.

Kepala Disperindag Kabupaten Probolinggo Mahbub Zunaidi melalui Sri Edi Lestarini mengatakan fasilitasi pemasaran produk IKM melalui ritel toko modern ini bertujuan agar IKM belajar mengikuti pasar modern dan belajar mengikuti arus pasar di Indonesia dan lain sebagainya, sehingga tidak hanya pasar lokal saja.

“Pemerintah sudah berupaya menampung hasil produk IKM melalui Dekranasda. Alhamdulillah, sudah mulai dikenal oleh masyarakat luas dan itu upaya kita untuk menjaring pembeli. Nah, ini satu lagi yang ingin kita buka adalah peluang pasar di wilayah Kabupaten Probolinggo dan sekitarnya melalui swalayan Indomaret,” katanya.

Sri Edi Lestarini mengaku bersyukur karena keinginan tersebut sudah terbuka dan tinggal IKM harus mempersiapkan produknya sesuai aturan yang telah ditentukan oleh manajemen Indomaret. Persyaratannya adalah produk harus sudah ber-PIRT, sudah ada label halalnya dan packigingnya harus bagus dan bersaing dengan yang lainnya.

“Alhamdulillah IKM sudah pada mau mengerti bahwa mutu kualitas produk sangat didukung oleh kemasannya. Oleh karenanya saya juga berharap mudah-mudahan ada dana untuk menambah peralatan di rumah kemasan sehingga IKM dapat terlayani. Semoga harapan ini bisa segera terwujud,” harapnya.

Lebih lanjut Sri Edi menjelaskan sebelum memasarkan produk IKM terlebih dahulu akan dibentuk asosiasi untuk mempermudah komunikasi dan koordinasi antara pihak manajemen Indomaret dengan IKM di Kabupaten Probolinggo. “Dengan adanya fasilitasi ini diharapkan agar IKM di Kabupaten Probolinggo bisa meningkatkan pendapatan dan kesejahteraannya,” pungkasnya. (wan)