Tuesday, May 21, 2024
Depan > Pemerintahan > DPMD Gelar Rakor Fasilitasi Kerja Sama Antar Desa

DPMD Gelar Rakor Fasilitasi Kerja Sama Antar Desa

Reporter : Syamsul Akbar
PAKUNIRAN – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Probolinggo menggelar rapat koordinasi (rakor) fasilitasi kerja sama antar desa di Pendopo Kecamatan Pakuniran, Jum’at (1/3/2024).

Kegiatan yang diikuti oleh Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Kepala Desa dan Pendamping Desa dari 17 desa se-Kecamatan Pakuniran ini dihadiri oleh Kepala DPMD Kabupaten Probolinggo Fathur Rozi dan Camat Pakuniran Imron Rosyadi.

Kepala Bidang Penataan dan Kerjasama Desa DPMD Kabupaten Probolinggo Setiadi Agus Prakoso menyampaikan kegiatan ini digelar dalam rangka menyatukan 17 desa di Kecamatan Pakuniran karena memiliki keragaman potensi.

“Sekaligus menyelesaikan beberapa masalah yang tidak bisa diselesaikan oleh desa sendiri, tetapi harus diselesaikan secara bersama-sama lebih dari 2 desa karena kerja sama itu lebih dari 2 desa,” ujarnya.

Menurut Agus, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kerja sama antar desa karena sudah tidak masanya desa itu membangun desanya itu sendiri-sendiri, tetapi harus kerja sama. Jadi menyelesaikan segala permasalahan di desa yang tidak bisa diselesaikan oleh desanya itu sendiri.

“Misalnya ketika akan melakukan pembangunan plesengan penanggulangan bencana banjir. Hal itu harus dilakukan bersama-sama tentunya melalui koridor-koridor regulasi yang ada,” jelasnya.

Melalui kegiatan ini Agus mengharapkan pembangunan di segala sektor di 17 desa di Kecamatan Pakuniran bisa diselesaikan bersama-sama. Misalnya ada perangkat desa yang belum memenuhi tingkat pendidikan yang layak, seperti SMP dan SMA maka harus ikut kejar paket melalui PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat).

“Kalau hanya 2 orang, maka tidak bisa. PKBM itu harus melalui Badan Kerja Sama Antar Desa (BKAD) nanti dikumpulkan jumlah perangkat desa dari beberapa desa. Sebab satu kelompok itu harus 25 orang atau lebih nanti dikumpulkan oleh BKAD. Biayanya masing-masing desa dikelola oleh BKAD untuk membiayai kejar paketnya dengan mengundang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan untuk mengajar disana supaya legal formal tingkat pembekalannya tercapai,” tambahnya.

Sementara Kepala DPMD Kabupaten Probolinggo Fathur Rozi mengatakan kerja sama antar desa itu harus transparansi, akuntabilitas, efisien, efektif dan komitmen. Artinya semuanya tidak ada yang ditutup-tutupi.

“Kerja sama itu harus saling menguntungkan dan harus bisa dipertanggungjawabkan karena mengandung biaya. Intinya harus bisa dipertangungjawabkan. Kerja sama antar desa bisa dari sisi ekonomi, sosial dan lingkungan,” katanya.

Sedangkan Camat Pakuniran Imron Rosyadi mengungkapkan untuk kerja sama antar desa memang sangat dibutuhkan. Sebab desa tidak bisa berdiri sendiri karena masuh butuh desa yang lain.

“Terkait kerja sama antar desa di Kecamatan Pakuniran, kami sudah membentuk BKAD Kecamatan Pakuniran serta BKAD 3 desa (Patemon Kulon, Pakuniran dan Sumberkembar). Diharapkan pula, akses masuk desa yang melewati jalan desa lain bisa untuk melakukan kerjasama antar desa untuk perbaikan maupun pembangunannya,” pungkasnya. (wan)