Monday, September 20, 2021
Depan > Kemasyarakatan > DPKH Lakukan Pendataan Produk Hewan di Pasar Tradisional

DPKH Lakukan Pendataan Produk Hewan di Pasar Tradisional

Reporter : Syamsul Akbar
TONGAS – Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kabupaten Probolinggo melakukan pengawasan dan pendataan produk hewan di Pasar Tradisional Bayeman Kecamatan Tongas, Selasa (20/10/2020).

Kegiatan ini dipimpin oleh Kasi Kesehatan Masyarakat Veteriner DPKH Kabupaten Probolinggo drh. Nikolas Nuryulianto didampingi para calon dokter hewan Universitas Wijaya Kusuma Surabaya sebanyak 7 (tujuh) orang dan Kepala Pasar Bayeman Junaedi.

Dasar hukum kegiatan adalah Undang-undang Nomor 18 Tahun 2009 jo. UU Nomor 41 Tahun 2014 Tentang Perubahan Atas UU Nomor 18 Tahun 2009 Tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan serta Peraturan Pemerintah Nomor 95 Tahun 2012 Tentang Kesehatan Masyarakat Veteriner dan Kesrawan

Kepala DPKH Kabupaten Probolinggo Yahyadi melalui Kasi Kesehatan Masyarakat Veteriner drh. Nikolas Nuryulianto mengatakan pengawasan produk hewan adalah serangkaian kegiatan yang dilakukan secara rutin oleh Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan dalam usaha untuk menjamin ASUH (Aman, Sehat, Utuh dan Halal) produk hewan (daging sapi, ayam, kambing/domba, telur dan susu) yang beredar di pasar tradisional.

“Sedangkan pendataan produk hewan kali ini bertujuan untuk mengetahui asal diperoleh produk hewan tersebut sekaligus mengetahui harga di pasar tradisional Bayeman Tongas serta mengajak para calon dokter hewan untuk melihat penjualan produk hewan di pasar tradisional Bayeman Tongas,” katanya.

Dari kegiatan ini diperoleh penjual daging sapi di pasar tradisional Bayeman Tongas ada 3 (tiga) orang/bedak. Sedangkan daging kambing ada 1 (satu) orang/bedak dengan harga daging sapi berkisar Rp. 100.000-Rp.105.000 per kilo, harga paru-paru Rp. 80.000 per kilo, hati Rp. 90.000 per kilo dan babat Rp. 50.000. Sedangkan daging kambing berkisar Rp. 140.000 per kilo. “Daging sapi yang dijual di pasar tradisional Bayeman diperoleh pedagang dari Rumah Potong Hewan Banyuanyar,” jelasnya.

Penjual daging ayam potong di pasar tradisional Bayemen ada 7 (tujuh) orang/bedak dengan harga Rp. 28.000 per kilo. Harga telur ayam berkisar Rp. 22.000 per kilo. Telur asin mentah Rp. 2.000 per butir dan yang masak Rp. 2.500 per butir. Telur ayam kampung Rp.1.800 per butir.

“Telur angsa Rp. 40.000-Rp. 100.000 per butir, bahkan menurut penjual telur angsa semakin kopyor telur angsa semakin mahal. Telur burung puyuh Rp.30.000 per kilo yang mentah sedangkan masak Rp .32.000 per kilo yang masak. Telur burung dara Rp. 5.000 per biji,” tegasnya.

Dalam kesempatan ini juga disampaikan kepada para pedagang untuk tetap menjaga kebersihan tangan, menjaga jarak dan tetap memakai masker saat berjualan di pasar tradisional. (wan)