Depan > Kemasyarakatan > DKUPP Berikan Pelatihan Penguatan Jaringan Pemasaran Bagi UMKM

DKUPP Berikan Pelatihan Penguatan Jaringan Pemasaran Bagi UMKM

Reporter : Syamsul Akbar
SUMBERASIH – Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan Perindustrian (DKUPP) Kabupaten Probolinggo memberikan pelatihan penguatan jaringan pemasaran bagi UMKM di RM Rahayu Desa Banjarsari Kecamatan Sumberasih, Rabu hingga Jum’at (19-21/10/2022).

Kegiatan yang dibuka oleh Kepala DKUPP Kabupaten Probolinggo Anung Widiarto ini diikuti oleh pelaku UMKM makanan, minuman, handycraft dan batik di wilayah Kabupaten Probolinggo. Selama kegiatan mereka dipandu narasumber Choirul Bachtiar dan Zainurrozzakus Sholihin dari Milenial Job Center (MJC).

Kepala Bidang Usaha Mikro DKUPP Kabupaten Probolinggo Zulkarnain mengungkapkan kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada pelaku usaha mikro untuk memanfaatkan pemasaran secara online. “Selain itu untuk memperluas pangsa pasar, meningkatkan awareness dan meningkatkan penjualan bagi pelaku UMKM serta memperluas jaringan pemasaran,” ungkapnya.

Sementara Kepala DKUPP Kabupaten Probolinggo Anung Widiarto mengatakan dalam rangka mendukung Program Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN). Di tahun 2022, Pemerintah Daerah mendorong untuk menerapkan program P3DN guna mendukung perekonomian.

“Sejalan dengan hal tersebut, pemerintah telah mengeluarkan Inpres Nomor 2 Tahun 2022 Tentang Percepatan Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri dan Produk Usaha Mikro, Usaha Kecil dalam rangka mensukseskan gerakan nasional bangga buatan Indonesia pada pelaksanaan pengadaan barang dan jasa pemerintah,” katanya.

Anung mengharapkan produk UMKM Kabupaten Probolinggo bisa ditingkatkan dan nantinya bisa menjadi barang masukan bagi masyarakat di suatu wilayah sehingga bisa meningkatkan kualitas serta kesejahteraan pelaku usahanya. Produk lokal berpotensi cukup tinggi untuk diwujudkan menjadi produk-produk yang unggul.

“Kami mengharapkan kepada para pelaku usaha mikro di Kabupaten Probolinggo agar senantiasa berupaya optimal meningkatkan kualitas produk supaya memiliki nilai jual yang tinggi sehingga dalam melakukan pemasarannya tidak hanya dilakukan secara konvensional atau bersifat kebiasaan saja akan tetapi dapat dilakukan secara online,” jelasnya.

Menurut Anung salah satu faktor penunjang kegiatan usaha adalah kualitas produk yang baik karena dengan kualitas yang baik akan mampu bersaing di pasaran. Kualitas produk sangat berpengaruh terhadap sukses atau tidaknya suatu bisnis. Pasalnya, jika strategi marketing dan pelayanan sudah bagus tetapi kualitas produk kurang sesuai, maka konsumen pun akan beralih ke produk lain.

“Untuk itu para pelaku usaha perlu mencari cara bagaimana meningkatkan kualitas produknya demi menaikkan penjualan. Pelaku UMKM Kabupaten Probolinggo untuk terus melakukan marketing online dan strategi pemasaran produknya,” terangnya.

Anung menambahkan penguatan jaringan pemasaran bagi UMKM ini dilakukan untuk membangun pelaku UMKM berbasis teknologi yang memiliki jiwa kewirausahaan yang kuat, professional, terampil, mandiri, berdaya saing tinggi serta memiliki ilmu pengetahuan teknologi dan inovasi.

“Di era revolusi industry 4.0 yang bahkan kini sudah menginjak revolusi society 5.0, berharap pelaku UMKM dapat membaca peluang pemanfaatan teknologi digital dalam pemasaran produknya dengan adanya perilaku konsumen yang beralih ofline menjadi online,” pungkasnya. (wan)

https://probolinggokab.go.id/wp-content/uploads/2019/01/slotmaxwin/ https://bali.bawaslu.go.id/assets/artikel/slotgacormaxwin/ https://slot.papuabaratprov.go.id https://www.rtpharmoni.id/ slot pulsa slot slot online slot88