Depan > Kemasyarakatan > DKPP Berikan Pelatihan Kewirausahaan Agribisnis

DKPP Berikan Pelatihan Kewirausahaan Agribisnis

Reporter : Syamsul Akbar
DRINGU – Dalam rangka mengangkat potensi sektor pertanian, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Probolinggo memberikan pelatihan kewirausahaan agribisnis, Kamis (9/12/2021).

Kegiatan yang digelar di ruang pertemuan DKPP Kabupaten Probolinggo ini diikuti oleh 70 orang peserta terdiri dari unsur PPL dan petani dari 14 kecamatan potensi tembakau di Kabupaten Probolinggo.

Selama kegiatan para PPL dan petani mendapatkan materi pengemasan atau packing dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Probolinggo, perkembangan hasil tembakau di Jawa Timur dari Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Timur, kemitraan kelompok tani dengan perusahaan dari perwakilan gudang tembakau, pengembangan kelembagaan di petani agar kelompok bisa bermitra dari APTI Jawa Timur serta DKPP Kabupaten Probolinggo.

Kepala DKPP Kabupaten Probolinggo Mahbub Zunaidi mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan dan memotivasi kelompok tani, terutama di wilayah tembakau untuk bisa mensejahterakan di dalam kelompoknya sendiri agar pendapatannya lebih meningkat.

“Selain itu memotivasi anggota maupun pengurus untuk mengembangkan ketrampilan olahan yang ada di bidang pertanian sesuai dengan potensi wilayah masing-masing,” katanya.

Menurut Mahbub, kegiatan ini merupakan yang ketiga kalinya. Sebelumnya kegiatan ini dilaksanakan di masing-masing kecamatan dengan memaksimalkan produk unggulan sesuai potensi sektor pertanian yang ada di masing-masing desa.

“Kita menggunakan program pengembangan anggota kelompok agar nantinya bisa memotivasi dan bisa menularkan ilmu yang diperoleh kepada anggota kelompok yang lain,” tegasnya.

Dengan kegiatan ini Mahbub mengharapkan agar supaya petani bisa berkembang dan mampu meningkatkan penghasilan di dalam berkelompok. “Paling tidak antar anggota kelompok bisa saling memiliki dalam kelompok sehingga mereka berkelompok bisa berusaha tani melalui kewirausahaan di bidang pertanian,” pungkasnya. (wan)