Sunday, January 23, 2022
Depan > Kemasyarakatan > Disporaparbud Berikan Pelatihan Tata Kelola, Bisnis dan Pemasaran Destinasi Pariwisata

Disporaparbud Berikan Pelatihan Tata Kelola, Bisnis dan Pemasaran Destinasi Pariwisata

Reporter : Syamsul Akbar
SUKAPURA – Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata dan Kebudayaan (Disporaparbud) Kabupaten Probolinggo memberikan pelatihan tata kelola, bisnis dan pemasaran destinasi pariwisata di destinasi pariwisata Kabupaten Probolinggo di Hotel Bromo Permai Kecamatan Sukapura, Rabu hingga Jum’at (3-5/11/2021).

Kegiatan ini diikuti oleh 40 orang pengelola destinasi wisata Kabupaten Probolinggo terdiri dari unsur desa wisata dan Pokdarwis Ngadisari, Sapikerep, Ngepung, Lumbang, Guyangan, Andung Biru, Wonokerso, Negororejo, Dungun, Curahdringu, Jetak, Wonotoro dan Kalianan serta unsur HPI.

Selama kegiatan mereka mendapatkan materi dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur, DPP HPI Provinsi Jawa Timur terkait pemasaran destinasi pariwisata, diskusi kelompok evaluasi penyelenggaraan mitigasi bencana dan pengelolaan krisis kepariwisataan di destinasi pariwisata, tata kelola destinasi pariwisata dari EJEF (East Java Ecotourism Forum), pengelolaan bisnis dalam pengembangan daya tarik wisata dan destinasi pariwisata berdaya saing serta evaluasi tata kelola pengembangan bisnis pemasaran destinasi pariwisata.

Selain mendapatkan materi dari sejumlah narasumber, para peserta dari unsur desa wisata dan Pokdarwis serta unsur HPI juga melakukan kunjungan lapangan ke Desa Wisata Sumbermujur Lumajang.

Kepala Bidang Pariwisata Disporaparbud Kabupaten Probolinggo Nurahman mengungkapkan pelatihan tata kelola, bisnis dan pemasaran destinasi pariwisata di destinasi pariwisata ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, motivasi dan kemampuan para pengelola daya tarik wisata dan desa wisata dalam melakukan tata kelola, bisnis dan pemasaran di destinasi pariwisata.

”Sasarannya peserta mengetahui dan memahami pentingnya tata kelola, bisnis dan pemasaran destinasi pariwisata, mengetahaui dan memahami pentingnya tata kelola, pengelolaan bisnis dan pemasaran destinasi pariwisata serta mengetahui dan memahami komponen-komponen dan faktor-faktor penting dalam pengembangan dan penyelenggaraan tata, pengelolaan bisnis dan pemasaran destinasi pariwisata,” ungkapnya.

Sementara Kepala Disporaparbud Kabupaten Probolinggo Sugeng Wiyanto mengatakan upaya-upaya tata kelola, bisnis dan pemasaran di destinasi pariwisata itu menjadi tanggung jawab bersama. Oleh karena itu pihaknya mengajak dan menghimbau agar pengelolaan, bisnis dan pemasaran potensi wisata di destinasi pariwisata ditangani dengan serius karena merupakan tanggung jawab kita semua, termasuk pengelola, pemerintah dan masyarakat.

“Semua ini dilakukan dalam mendukung terciptanya iklim kondusif bagi tumbuh dan berkembangnya kepariwisataan serta terwujudnya Sapta Pesona yaitu aman, tertib, indah, bersih, indah, ramah tamah dan kenangan dalam meningkatkan pembangunan daerah melalui kepariwisataan dan manfaatnya bagi kesejahteraan masyarakat sekitar dari sektor pariwisata,” katanya.

Dengan pelatihan tata kelola, bisnis dan pemasaran di destinasi pariwisata ini Sugeng mengharapkan dukungan dan peran serta dalam meningkatkan pengelolaan dan pemasaran di destinasi wisata sehingga dapat memberikan pelayanan yang baik kepada wisatawan dengan rasa aman dan nyaman di destinasi wisata dengan tetap mematuhi protokol kesehatan dalam menjalankan kegiatan kepariwisataan di daerah masing-masing.

“Dengan kegitan pelatihan ini, kami berharap semua peserta ini nantinya bersama-sama untuk mengimplementasikan di daerah potensi wisata yang Bapak Ibu kelola, sehingga dapat terwujud suatu destinasi wisata BISA yaitu Bersih, Indah, Sehat dan Aman,” pungkasnya. (wan)