Tuesday, October 19, 2021
Depan > Pendidikan > Dispersip Gelar Lomba Bercerita Tingkat SD

Dispersip Gelar Lomba Bercerita Tingkat SD

Reporter : Syamsul Akbar
KRAKSAAN – Dalam rangka Hari Mendongeng sedunia tahun 2019, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kabupaten Probolinggo menggelar lomba bercerita tingkat SD se-Kabupaten Probolinggo, Rabu (20/3/2019).

Lomba bercerita tingkat SD ini diikuti oleh 24 orang siswa SD negeri/swasta perwakilan dari 24 kecamatan di Kabupaten Probolinggo. Komponen penilaian difokuskan kepada penguasaan materi, cara bercerita/teknis bercerita, kemampuan (skiil) bercerita dan penampilan peserta dalam bercerita.

Kasi Pembinaan, Kelembagaan dan SDM Dispersip Kabupaten Probolinggo Shemy Hadi mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk membangkitkan minat baca tulis masyarakat dalam upaya mewujudkan terciptanya masyarakat gemar membaca, gemar menulis dan gemar belajar.

“Secara khusus, kegiatan ini dimaksudkan untuk menumbuhkan kebiasaan membaca masyarakat sehingga membaca bisa menjadi salah satu kebutuhan pokok dalam hidupnya,” katanya.

Menurut Shemy, lomba bercerita ini merupakan salah satu upaya untuk mengembangkan minat baca yang tinggi kepada anak sekaligus pengenalan sejarah sejak dini. Disamping untuk menanamkan wawasan dan pengetahuan serta mengenalkan budaya Indonesia kepada anak-anak, khususnya budaya sejarah yang ada di Kabupaten Probolinggo.

“Harapan ke depan, anak-anak dan masyarakat bisa lebih memiliki motivasi untuk lebih meningkatkan minat baca dan lebih mencintai budaya nusantara. Salah satunya dengan meningkatkan budaya membaca sejak dini,” terangnya.

Sementara Kepala Dispersip Kabupaten Probolinggo dr. Endang Astuti mengungkapkan lomba bercerita tingkat SD ini dilakukan sebagai bentuk untuk memperteguh guru dan siswa agar gemar membaca dan senang berkunjung ke perpustakaan.

“Kami berharap dengan gemar membaca, maka akan bisa bercerita. Sehingga hari demi hari, dengan gemar membaca mereka dapat mengaktualisasikannya dalam bentuk bercerita,” ujarnya.

Menurut Endang, kegiatan ini akan dapat mendukung program wajib belajar dan membangun masyarakat yang gemar membaca. “Kesadaran akan pentingnya membentuk kebiasaan membaca dan menciptakan masyarakat gemar membaca pada gilirannya akan berperan dalam menjunjung upaya mencerdaskan kehidupan bangsa, meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan secara khusus meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Probolinggo,” jelasnya.

Endang menegaskan, untuk itu diperlukan upaya yang terus menerus dan berkesinambungan agar minat baca masyarakat pada umumnya dan anak-anak didik pada khususnya dapat ditumbuhkembangkan secara optimal. Disadari, di sisi lain tingkat minat baca masyarakat di Indonesia pada umumnya masih sangat rendah dibandingkan dengan negara-negara maju lainnya.

“Untuk mempercepat peningkatan keterampilan dan kebiasaan membaca, disamping melalui buku-buku bacaan dan referensi yang mempunyai peranan yang sangat penting, perlu juga upaya-upaya kegiatan lainnya yang sifatnya merangsang dan memotivasi masyarakat untuk membaca,” pungkasnya.

Setelah melalui beberapa tahap penilaian dari dewan juri, juara 1 untuk lomba bercerita tingkat SD ini diraih oleh Safira Aulia dari SD Muhammadiyah Kreatif Kraksaan dengan cerita Legenda Sri Tanjung Sidopekso, juara 2 diraih oleh Nadin Chandra dari SDN Krejengan dengan cerita Kasada, juara 3 diraih oleh Felicya dari SD Katolik Kraksaan dengan cerita Legenda Roro Anteng dan Joko Seger.

Selanjutnya, harapan 1 diraih oleh Amira Najihah Fadri Putri dari SD Muhammadiyah Kreatif Kraksaan dengan cerita Legenda Roro Anteng dan Joko Seger dan harapan 2 diraih oleh Aqmal Syandana dari SDN Patokan 1 dengan cerita Asal Usul Ranu Ronggojalu. Masing-masing juara mendapatkan piagam penghargaan, sertifikat dan uang pembinaan. (wan)