Saturday, April 13, 2024
Depan > Kemasyarakatan > Dispersip Gelar Bimtek Perpustakaan Digital Berbasis Website

Dispersip Gelar Bimtek Perpustakaan Digital Berbasis Website

Reporter : Syamsul Akbar
KRAKSAAN – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kabupaten Probolinggo menggelar bimbingan teknis (bimtek) perpustakaan digital berbasis website di ruang Pustakaloka Dispersip Kabupaten Probolinggo, Kamis (22/2/2024).

Kegiatan ini diikuti oleh 187 orang yang dibagi dalam 2 (dua) gelombang terdiri dari pejabat/staf yang membidangi dan ahli IT/petugas perpustakaan dari OPD, kecamatan, desa, kelurahan, puskesmas, perguruan tinggi serta sekolah/madrasah di Kabupaten Probolinggo.

Kepala Bidang Pelayanan Pengembangan Perpustakaan Dispersip Kabupaten Probolinggo Nurul Yaqin menyampaikan kegiatan ini bertujuan terwujudnya kegiatan Dispersip Kabupaten Probolinggo tentang bimtek perpustakaan digital berbasis website di Kabupaten Probolinggo.

“Selain itu, tercapainya peningkatan kinerja tim pengelola perpustakaan, meningkatkan kualitas pelayanan perpustakaan, terwujudnya portal satu data perpustakaan dan meningkatkan literasi masyarakat Kabupaten Probolinggo,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini Yaqin mengharapkan peserta dapat mengaplikasikan dan mensosialisasikan perpustakaan digital tersebut kepada warga sekolah/madrasah dan masyarakat Kabupaten Probolinggo pada umumnya.

“Harapannya mampu mempercepat penanganan masalah pendidikan, meningkatkan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) dan Tingkat Gemar Membaca (TGM) Masyarakat Kabupaten Probolinggo,” harapnya.

Sementara Kepala Dispersip Kabupaten Probolinggo dr Mansur mengatakan perpustakaan sebagai sumber informasi memegang peranan penting dalam pembangunan di era globalisasi saat ini dan merupakan sarana penunjang dalam pendidikan formal maupun informal.

“Perpustakaan dalam konteks komunikasi yang lebih luas, juga berperan sebagai lembaga sosial di dalam proses pendidikan dan inovasi untuk menunjang semua kegiatan masyarakat yang dilayaninya,” katanya.

Sehubungan dengan hal tersebut jelas Mansur, perlu dipahami bahwa salah satu fungsi utama perpustakaan adalah menyediakan dan menyebarluaskan informasi yang dimilikinya kepada pengguna perpustakaan.

“Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang begitu pesat membuat pihak perpustakaan sekolah/madrasah harus meningkatkan kualitas layanannya berbasis teknologi informasi dan komunikasi,” jelasnya.

Dengan adanya bimtek ini Mansur mengharapkan dapat menjadikan pemustaka lebih mudah dalam membaca dan meminjam buku. Aplikasi ini dibangun untuk mendekatkan literasi ke pintu rumah masyarakat.

“Aplikasi ini bukan hanya sebagai sarana membaca buku, tetapi juga sebagai media informasi/berita, peningkatan Indek Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM), data statistik real time yang sewaktu-waktu bisa diambil untuk laporan,” terangnya.

Mansur menambahkan perpustakaan digital berbasis website ini merupakan perangkat lunak (software) aplikasi yang dibangun dan dikembangkan oleh PT Digido Sleman Yogyakarta.

“Yang tidak kalah penting aplikasi ini dapat diintegrasikan dengan INLis Lite dan SLiMS, jadi operator admin ataupun pustakawan tidak perlu khawatir dengan fitur yang sudah di sediakan,” pungkasnya. (wan)